Tampilkan postingan dengan label technologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label technologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Apple Bakal Bikin Siri Makin Canggih

 detail berita


CALIFORNIA - Berita terbaru datang dari Apple yang sedang mencari orang yang bisa mengembangkan dan memperkaya konten Siri, asisten personal virtualnya. Apple menginginkan calon pegawai baru yang bisa menulis dialog asli untuk mendukung kemampuan baru Siri.

Dilansir dari 9to5Mac, Sabtu (19/1/2013), dari lowongan pekerjaan yang berhasil diketahui itu, Apple disebut mencari penulis kreatif yang terampil dalam dialog untuk membantu tim Siri mengembangkan Siri sebagai karakter berbeda dan mudah dikenali. Apple juga menginginkan orang yang bisa menyegarkan dan memperbaiki konten Siri.

"Kami sedang mencari individu kreatif yang unik untuk membantu kami mengembangkan dan memperkaya Siri, asisten virtual pribadi kami. Siri dikenal karena kecerdasannya, pengetahuan budaya, dan semangat untuk menjelaskan berbagai hal dengan cara yang lucu dan praktis," tulis Apple.

Cinta bahasa, permaianan kata, dan percakapan merupakan kandidat ideal yang dicari Apple untuk melatih Siri. "Kandidat idealnya adalah seseorang yang menggabungkan cinta bahasa, permainan kata, dan percakapan dengan menunjukkan pengalamanan dalam menghadirkan konten kreatif yang hidup dalam lingkungan teknis," jelas perusahaan asal Amerika Serikat itu.

Februari, Ubisoft Luncurkan Rayman Legends

detail berita


MONTREUIL - Perusahaan pengembang game asal Perancis, Ubisoft, siap meluncurkan game terbarunya bernama Rayman Legends. Seri terbaru dari Rayman Origins ini direncanakan akan hadir secara eksklusif di Nintendo Wii U pada 26 Februari di Amerika Utara dan 28 Februari di Eropa.

Dilansir dari Softpedia, Sabtu (19/1/2013), menurut Ubisoft, permainan ini sengaja dirancang untuk mengambil keuntungan dari konsol game Wii U, khususnya pada pengendali Gamepad yang unik dan menawarkan tombol tradisional, serta layar sentuh besar. Dengan genre platform teka-teki, game ini akan memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berwarna-warni.

Game ini masih menggunakan sistem gameplay dari seri terdahulunya Rayman Origins, yakni beberapa pemain berjalan, melompat, memukul, dan menendang dengan tingkat kesulitan berbeda. Tokoh-tokoh seperti Rayman, Globox, Teensies, bahkan karakter terbaru Barbara dapat dimainkan sebagai karakter utama dalam game ini. Jika dirasa kurang dengan empat tokoh yang sudah ada, pemain dapat mengendalikan Murfy sebagai additional player.

Murfy dapat dimainkan menggunakan layar sentuh di Wii U Gamepad. Dengan keahlian seperti memotong tali, mengaktifkan mekanisme, meraih, memegang musuh dan membantu dalam pengumpulan Lums, Murfy merupakan additional player yang cukup membantu. Game ini menawarkan berbagai tingkat permainan, di mana kerjasama diperlukan untuk keberhasilan permainan.

Sebuah demo yang diperlihatkan di Wii U eShop menjelaskan, semua pemilik konsol harus mencoba game terbaru ini dan merupakan game dengan kualitas baik

Gelombang Atmosfer Picu Banjir Besar di Jakarta

detail berita

JAKARTA - Gelombang atmosfer kabarnya mampu menimbulkan banjir yang terjadi di Jakarta. Dengan munculnya fenomena alam tersebut, curah hujan yang kian meninggi mengakibatkan meluapnya air sungai, sehingga menimbulkan banjir di sejumlah daerah di Jakarta.

Kepala Bidang Pengkajian Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan ( BPPT), Tri Handoko Seto mengatakan, fenomena gelombang atmosfer bisa memicu terbentuknya curah hujan tinggi  di Jakarta.

“Diduga, fenomena gelombang atmosfir yang disebut sebagai 'equatorial Rossby', berperan dalam proses pembentukan curah hujan tinggi di Jabodetabek,” jelas Seto kepada Okezone, Jumat (18/1/2013).

Seto mengatakan, pengaruh monsun (angin musiman) dan osilasi diurnal juga dapat mendukung terjadinya curah hujan yang tinggi. Massa udara dari laut China selatan dan India bergerak ke selatan menuju pusat tekanan rendah di Australia.

“Massa udara ini kemudian mengalami pembelokan di sekitar Jakarta, akibat tekanan rendah di Samudera Indonesia, di sebelah barat daya Jakarta,” imbuhnya.

Wikipedia menerangkan, monsun atau muson merupakan angin periodic yang terjadi terutama di Samudera Hindia dan sebelah selatan Asia. Muson juga digunakan untuk menyebut musim di saat angin jenis ini bertiup dari arah barat daya di India dan wilayah di sekitarnya.

Aning muson ini menandai curah hujan yang besar. Kata muson sendiri paling sering digunakan untuk merujuk kepada perubahan musiman arah angin di sepanjang pesisir Samudera Hindia, khususnya di Laut Arab.

Muson terjadi karena daratan menghangat dan menyejuk lebih cepat daripada air. Hal ini menyebabkan suhu di darat lebih panas daripada di laut pada musim panas.

Udara panas di darat biasanya berkembang naik, menciptakan daerah bertekanan rendah. Ini menciptakan sebuah angin yang sangat konstan yang bertiup ke arah daratan.

Muson juga dikatakan sebagai fenomena yang terkait dengan siklus cuaca tahunan di benua Asia, Australia, dan Afrika yang tropis dan subtropis.  Konon, di daerah-daerah inilah siklus-siklus peristiwa cuaca yang paling hebat dan dramatis terjadi di Bumi

Peneliti Ungkap Gaya Hidup Manusia Purba

detail berita

LONDON - Penelitian yang dilakukan oleh University of Reading yang berbasis di Inggris, mengungkap kehidupan manusia purba di zaman mesolitikum. Zaman mesolitikum disebut juga sebagai Zaman Batu Pertengahan yang terjadi di sekira 10.000 sampai dengan 4.000 tahun lalu.

Dilansir Stonepages, Kamis (17/1/2013), peneliti di Department of Archaeology mengungkap bahwa manusia purba di era mesolitikum tidak hanya berburu dan mengumpulkan makanan. Peneliti meyakini bahwa di masa silam, manusia purba tersebut telah mengenal sistem bercocok tanam atau bertani.

"Menggabungkan temuan kami dengan pohon-pohon, serbuk sari dan serangga. Kami dapat membangun gambar dari hubungan lingkungan berburu dan mengumpulkan makanan di zaman mesolitikum," tutur profesor Martin Bell.

Bukti yang meyakini para peneliti ditemukan di area penggalian dekat Newport, Wales. Bukti pada situs tersebut menunjukkan adanya bekas benda terbakar, yang mendukung dugaan terkait pertumbuhan tanaman dan kulit kacang di 7.500 tahun lalu.

Ia mengatakan, manusia purba mampu beradaptasi dengan cepat. Mereka juga menggunakan situs yang sama sebagai lingkungan yang dapat berubaha secara dramatis dari hutan tua ke rawa dan kembali ke hutan tua.

"Situs akan secara permanen terendam. Sedimentasi akan meningkat di beberapa daerah dan sebagai pola perubahan erosi. Beberapa situs, termasuk pemeliharaan artefak organik, akan dapat hancur dengan cepat," tuturnya.

Wikipedia menerangkan, zaman mesolitikum di Indonesia, manusia hidup tidak jauh berbeda dengan zaman paleolitikum, yaitu dengan berburu dan menangkap ikan. Namun, manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal menetap dan bercocok tanam secara sederhana.

Tempat tinggal yang dipilih oleh manusia purba umumnya berlokasi di tepi pantai (kjokkenmoddinger) dan goa-goa (abris sous roche). Sehingga, di lokasi-lokasi tersebut banyak ditemukan benda peninggalan kebudayaan manusia pada zaman itu

Teknologi Modifikasi Cuaca Antisipasi Banjir Jakarta



detail beritaJAKARTA - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berupaya untuk mengantisipasi terjadinya curah hujan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Salah satu metode yang dilakukan ialah dengan menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Kepala Bidang Pengkajian Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan ( BPPT), Tri Handoko Seto menjelaskan bahwa  Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) adalah upaya manusia untuk melakukan intervensi terhadap proses yang terjadi dalam awan dan atau lingkungannya.

“Di alam, terdapat kondisi di mana awan dengan sangat cepat berproses menjadi hujan. Ada pula awan yang sulit atau perlu proses lama untuk menjadi hujan,” terang Seto melalui pernyataannya yang diperoleh Okezone, Jumat (18/1/2013).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, selain awan memerlukan proses lama untuk menjadi hujan, terdapat pula awan yang buyar tidak menjadi hujan. “Dengan mempelajari proses-proses alam tersebut, maka TMC berupaya mengondisikan awan dan atau lingkungannya seperti proses alami tersebut,” imbuhnya.

Ia meyakini bahwa TMC bisa digunakan untuk mengurangi curah hujan yang berlebih, yang mengakibatkan banjir.

“Untuk kasus Jakarta, banjir terjadi ketika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi daerah aliran sungai (DAS) yang melingkupi Jakarta (DAS Ciliwung, DAS Pesangggrahan, DAS Cisadane, dan lain-lain), baik di bagian hulu (Bogor) maupun hilir (Jakarta), apalagi jika di hulu dan hilir,” jelasnya.

Prinsip TMC ini antara lain, mempercepat proses awan menjadi hujan terhadap awan-awan yang sedang tumbuh di daerah 'upwind' yang bergerak memasuki DAS. Dengan demikian, awan-awan tersebut akan turun menjadi hujan sebelum masuk DAS.

Bahkan menurutnya, awan-awan yang tumbuh di Jakarta juga bisa dipercepat proses hujannya agar tidak sempat menjadi awan yang sangat besar dan menjadi hujan yang banyak. Metode ini dieksekusi menggunakan pesawat terbang dan bahan semai powder. 

Selain itu, prinsip TMC juga diterapkan guna mengganggu proses pertumbuhan awan di dalam DAS yang bergerak meninggalkan DAS, agar awan tidak menjadi hujan di dalam DAS. Metode ini dieksekusi menggunakan peralatan darat dan atau pesawat berbahan semai flare.

Prinsip TMC juga dapat “menyulitkan” pembentukan awan besar (cumulonimbus), sehingga curah hujan yang turun ke permukaan tanah akan berkurang. Metode ini dieksekusi menggunakan pesawat yang mampu terbang pada ketinggian di atas 20 ribu kaki dengan menggunakan bahan semai inti es.

Ia mengatakan, teknologi ini diperkirakan akan mampu mengurangi curah hujan di DAS Jakarta lebih dari 30 persen. “Pengalaman penerapan teknologi ini di Jakabaring Palembang pada saat SEA GAMES 2011, menunjukkan hasil yang sangat memuaskan,” pungkasnya