Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2013

Masih Dekat dengan Mantan Kekasih Tapi Tidak Balikan, Harus Bagaimana? Kiki Oktaviani - wolipop

img 
Keputusan mengakhiri hubungan dengan kekasih terkadang hanya di bibir saja, tapi hati sebenarnya belum rela melepas si dia. Kasus seperti inilah yang membuat mantan pasangan biasanya masih dekat satu sama lain.

Mungkin awalnya Anda berpikir ini bisa dijalani dengan baik, tapi pada akhirnya Anda akan terjebak dan sulit keluar dari hubungan tanpa status tersebut. Jangan sampai Anda hanya diberi harapan palsu oleh mantan kekasih. Ini nasihat bila Anda masih dekat dengan mantan kekasih, tapi tidak balikan.

1. Ingat Kembali yang Menyebabkan Anda Putus
Sebelum hubungan terlalu jauh, sebaiknya Anda ingat lagi apa yang menyebabkan kandasnya hubungan. Pikirkan kembali, apakah bisa melupakan masalah bila Anda dan kekasih kembali bersama? Kesalahan pasangan yang baru putus adalah mereka masih dekat setelah hubungan berakhir. Itulah yang membuat sulit move on, padahal sadar bila bersatu kembali hubungan tidak akan sukses.

2. Ngobrol dari Hati ke Hati
Setiap hubungan pasti memiliki konflik sendiri. Mungkin ketika memutuskan hubungan, Anda atau pasangan masih sama-sama emosional. Jika saat ini keadaan sudah cukup membaik, bicaralah dari hati ke hati apa yang Anda dan mantan kekasih rasakan. Mungkin hubungan bisa disatukan kembali setelah ngobrol secara santai.

3. Mau Dibawa Kemana Hubungan?
Yakin Anda akan betah menjalani hubungan tanpa status ini, apalagi bila masih memiliki perasaan terhadapnya? Sebaiknya, tanyakan pada si mantan mau dibawa hubungan yang dijalani saat ini. Jangan sampai Anda yang berharap untuk kembali, sedangkan si dia hanya menjadikan Anda sebagai cadangan.

4. Ultimatum
Ultimatum bisa diberikan jika Anda berharap balikan lagi. Tidak hanya diberikan untuk si dia, tapi juga untuk diri sendiri. Jika dalam waktu yang telah ditentukan Anda dan si dia tidak juga kembali bersama, sebaiknya tinggalkan hubungan yang tidak jelas tersebut.

5. Move On
Jika memang hubungan tidak bisa disatukan lagi, untuk apa bertahan dan masih berharap ada perubahan. Move on! Dan sadarlah tidak ada hubungan yang bisa dipaksakan.

6 Cara Tangani Kekasih yang Workaholic

img 
Tak jarang banyak wanita mengeluhkan kelakuan pasangan yang gila kerja sampai tidak ada waktu untuk bermesraan. Bahkan akhir pekan pun sulit bertemu karena kesibukan workaholic yang tak kenal waktu. Jika hal ini sedang Anda alami, tips dari All Women Stalk berikut akan membantu Anda berdamai dengan tipe pria semacam ini:


1. Apakah Ia Pantas Dipertahankan?
Ini adalah pertanyaan pertama yang perlu Anda tanyakan pada diri sendiri. Jika perilaku workaholic-nya sudah memengaruhi hubungan, atau ia tak pernah memperhatikan Anda lagi, sebaiknya pikirkan matang-matang apakah ia pria yang tepat. Namun jika sudah yakin, Anda harus terima konsekuensi dan cobalah untuk berdamai dengan sikapnya itu.

2. Bicarakan Perasaan
Apakah Anda pernah bicara langsung mengenai apa yang sedang dirasakan mengenai hobi kerjanya itu? Atau mendiskusikan keinginan Anda dengan kekasih? Komunikasi seperti ini perlu dilakukan, karena siapa tahu ia juga tidak sadar bahwa perilaku workaholic-nya membuat Anda kesepian.

3. Coba Untuk Memahaminya
Kadang seorang wanita akan berpikir egois bahwa ia harus jadi prioritas di hidup pasangan. Namun sebaiknya Anda harus melihat hal ini dari sisi pasangan juga. Untuk itu, daripada terus mengeluh lebih baik mencoba untuk mengerti kesibukannya dan berikan ia dukungan yang dibutuhkan. Kirimkan ia makanan buatan sendiri atau mengiriminya pesan berisi kata semangat untuk menunjukan perhatian.

4. Buat Jadwal
Jika kesibukan benar-benar menyita waktunya untuk bertemu Anda, buatlah jadwal yang disesuaikan dengan hari liburnya. Isi waktu yang berkualitas dengan pasangan tersebut dengan kegiatan yang menyenangkan. Sebelumnya, Anda bisa memintanya berjanji untuk menyingkirkan segala hal mengenai kerjaan di satu hari itu.

5. Buat Aturan
Agar hubungan langgeng dengan tipe pria workaholic, buatlah sebuah batasan dan aturan agar ia tidak lupa pada Anda. Misalnya saja, meskipun sedang sibuk bekerja, ia harus menyisihkan waktu untuk makan malam bersama setiap harinya. Bisa juga menyempatkan bertemu di akhir pekan.

6. Ajarkan Bersenang-senang
Kadang tipe pria semacam ini menganggap kerjaan adalah bagian hidupnya. Oleh karena itu, ini tugas Anda sebagai seorang kekasih untuk mengingatkan ia memiliki kehidupan di luar pekerjaan. Ajaklah ia bersenang-senang jika ada kesempatan.

8 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berkencan dengan Orang Asing

img 
 Semakin banyak warga negara asing yang pindah ke suatu negara dengan alasan bekerja atau lainnya. Semakin mudah pula akses untuk bertemu, berkenalan bahkan jatuh cinta dengan orang asing. Apakah Anda salah satunya? Perbedaan kebudayaan dan bahasa dapat mempersulit hubungan. Sebelum Anda melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius, perhatikan 8 tips berkencan dengan orang asing yang dikutip dari All Women Stalk berikut ini.



1. Masalah Bahasa
Perbedaan bahasa adalah masalah utama ketika berkencan dengan orang asing. Jika Anda ingin memulai berhubungan dengan orang asing, Anda harus siap bermasalah dalam bahasa kecuali jika Anda memiliki bahasa asli yang sama. Setidaknya Anda harus fasih dengan bahasa yang universal seperti Inggris. Jika tidak, akan sangat mudah kesalahpahaman timbul dalam komunikasi Anda.

2. Perbedaan Budaya
Perbedaan budaya adalah isu yang sangat kental dalam menjalani hubungan berbeda kewarganegaraan. Bahkan, jika Anda berdua berasal dari satu budaya serupa, masih ada kemungkinan muncul perbedaan yang signifikan. Apalagi jika budaya sangat berbeda, masalah pun lebih mungkin terjadi. Solusinya, toleransi yang tinggi untuk perbedaan budaya ini.

3. Sabar
Berpacaran dengan orang dari negara lain merupakan tantangan. Kedua pasangan perlu memiliki kesabaran, bukan hanya dengan masalah bahasa tetapi dengan semua perbedaan lain yang akan timbul. Jika Anda tidak bisa bersabar dalam menerima perbedaan dan masalah, maka hubungan pun tidak akan berhasil.

4. Anak
Sayangnya, banyak wanita mengalami kesulitan ketika memiliki anak dengan seseorang dari budaya yang sangat berbeda. Jika Anda ingin memulai sebuah keluarga dengan pasangan berkewarganegaraan asing, bahas semua masalah yang relevan dan beritahu tentang konsekuensi hukum negara Anda. Buatlah perjanjian tentang bahasa, agama dan kewarganegaraan apa yang harus dipilih anak Anda kelak. Misalnya saja membuat perjanjian pranikah.

5. Tempat Tinggal
Memutuskan tempat tinggal adalah salah satu hal yang sulit. Banyak pertimbangan yang akan Anda punya, mulai dari persaaan jauh dari keluarga dan teman-teman hingga rasa takut dengan budaya yang sangat berbeda dan kecemasan apakah bisa beradaptasi dengan baik. Pikirkan dengan matang sebelum mengambil keputusan dan jangan malu untuk cerita ke pasangan Anda.

6. Masalah Hukum
Ketika Anda berada dalam hubungan dengan seseorang dari negara yang berbeda, Anda mungkin akan berurusan dengan masalah hukum, mengenai status tempat tinggal dan pekerjaan pasangan Anda. Selain itu, jika Anda berencana untuk memiliki anak, Anda harus mengetaui hukum yang mengatur tentang status anak Anda nanti dan apa hak setiap orangtua .

7. Restu Orangtua
Keluarga tidak selalu senang saat mengetahui anak mereka berkencan dengan orang asing. Dan jika keluarga Anda atau si dia tidak menyetujui hubungan, hal ini dapat menyebabkan kesulitan. Bahkan jika Anda mencoba untuk mengabaikannya, pengaruh orangtua dapat membuat masalah besar.

8. Tantangan yang Menarik
Meskipun ada banyak potensi timbul masalah ketika Anda berhubungan dengan orang asing, tapi hal ini dapat menjadi pengalaman yang luar biasa. Anda bisa mengetahui budaya yang berbeda, belajar bahasa baru, dan bisa mengunjungi negara lain. Berpacaran dengan orang asing dapat menjadi pengalaman yang menarik!

Jumat, 01 Februari 2013

Tanda Mantan Kekasih Telah Move On dari Anda

img 
- Kesempatan untuk menjalin asmara dengan mantan kekasih bisa saja datang lagi. Tapi kesempatan tersebut ada ketika mantan kekasih juga masih mengharapka Anda.

Bila kekasih lebih dulu move on, maka Anda akan sulit mendapatkan hatinya lagi. Sebelum berharap terlalu jauh, sebaiknya Anda harus tahu apakah si dia masih mencintai Anda atau telah melupakan dan melanjutkan hidupnya. Ini dia tanda-tanda sang mantan telah move on.

1. Berhenti Menghubungi Anda
Ketika si dia menghilang, bisa jadi dia tengah intropeksi diri. Tapi bisa juga dia sudah tertarik lagi dengan Anda. Lihatlah berapa lama dia tidak menghubungi Anda, jika setelah beberapa minggu bahkan bulan dia tidak menghubungi Anda lagi, maka kubur harapan Anda untuk mengharapkannya kembali. Si dia telah melanjutkan hidupnya.

2. Tidak Semangat Jika Anda Meneleponnya
Anda mungkin belum benar-benar bisa kehilangannya, sehingga hasrat untuk menghubungi si dia masih sangat besar. Lihatlah reaksi si dia, jika dia senang ditelepon Anda, maka bisa jadi dia juga belum bisa lupakan Anda. Tapi, jika dia terkesan malas-malasan dan tidak semangat menanggapi Anda, sebaiknya berhenti menghubunginya. Dia telah menganggap hubungan yang ada telah berakhir dan Anda tidak perlu lagi berharap banyak darinya.

3. Melupakan Tanggal Penting
Ketika mantan tidak lagi memiliki perasaan yang mendalam, maka dia menjadi tidak lagi mengingat hal-hal penting dari diri Anda. Bahkan tanggal ulangtahun Anda pun bisa ia lupakan. Kalau sudah begitu, sebaiknya Anda juga harus bergerak maju dan tidak perlu mengingat masa lalu.

4. Menghapus Anda dari Media Sosialnya
Keinginan yang besar si dia untuk move on bisa dengan cara menghapus pertemanan dengan Anda di media sosialnya, seperti Facebook, Twitter atau Path. Tindakannya tersebut bisa jadi karena dia memang sudah benar-benar tidak ingin tahu keadaan dan keberadaan Anda lagi.

5. Sudah Kencan dengan Wanita Lain
Jika Anda tahu dia sudah mulai mendekati wanita lain, itu sebuah tanda bahwa Anda harus berhenti mengejar atau mengharapkannya si mantan untuk kembali. Jangan sakiti diri Anda sendiri dengan memaksa untuk bisa dekat dengannya, padahal Anda tahu dia telah mendekati wanita lain. Sikap Anda malah membuat semakin terpuruk.

Tanda Anda Sulit Berteman dengan Mantan Setelah Putus Cinta

img
- Meski sudah beberapa lama menjauh dari mantan kekasih, belum tentu Anda bisa berteman dengan si dia. Memang seharusnya Anda dan mantan kekasih sebaiknya bisa berhubungan baik lagi, tapi terkadang itu sulit dilakukan.

Terdapat situasi dimana Anda dan si mantan sulit untuk bisa berteman. Dirangkum dari Love Panky, ini tanda-tanda Anda belum bisa berteman dengan sang mantan.

1. Hubungan yang Menggantung
Hubungan Anda dan mantan saat ini sudah berakhir, namun kebiasaan-kebiasaan Anda dan si mantan masih sama seperti waktu pacaran dulu. Tentu hubungan seperti ini bukan disebut sebagai pertemanan. Hubungan yang menggantung seperti ini harus diperjelas, kembali menjalin cinta atau menjauh darinya dan tidak berteman untuk sementara waktu.

2. Masih Sangat Mencintai Mantan
Anda belum bisa berteman dengan mantan kekasih ketika Anda tahu masih punya perasaan yang mendalam terhadapnya. Terkadang setelah hubungan berakhir, Anda butuh waktu yang cukup lama untuk memutuskan hubungan dengan mantan kekasih. Itu cara yang tepat untuk menetralisir perasaan Anda pada mantan kekasih.

3. Sakit Hati Tahu Mantan Kencan dengan Wanita Lain
Situasi lainnya di mana Anda belum bisa berteman dengan mantan kekasih adalah Anda masih merasakan sakit hati ketika tahu dia telah memiliki teman kencan. Ketika Anda masih merasakan cemburu, tidak terima dan membandingkan diri dengan teman kencannya, itu berarti Anda masih memiliki perasaan terhadapnya. Tentu akan sulit bila menjalin pertemananny dengannya. Anda akan terus merasa sakit hati dan lebih sulit move on.

4. Mantan Kekasih Menyebalkan
Anda menganggap mantan kekasih Anda menyebalkan, padahal sudah tidak memiliki status pacaran lagi. Misalnya saja si dia masih suka melarang-larang, berlaku kasar atau sikap-sikap lainnya yang membuat Anda kesal. Kalau sudah begitu, sebaiknya Anda menjauhinya dan memutus hubungan untuk sementara waktu.

5. Putus Secara Tidak Baik
Ada orang yang mudah berteman dengan mantan setelah putus cinta. Mungkin itu karena mantan pasangan tersebut putus secara baik-baik. Nah, bagi pasangan yang mengakhiri hubungan secara tidak baik dan penuh dengan drama, maka sulit untuk bisa menjalin pertemanan. Hal itu wajar, karena Anda butuh waktu untuk sendiri dan menetralkan perasaan marah dan benci pada mantan.

7 Tanda Anda Sudah Siap Cari Kekasih Baru

img 
- Putus cinta memang menyakitkan dan membuat galau. Tak ada yang bisa menyangkal hal itu. Tapi dunia tidak akan berakhir hanya karena Anda tak lagi bersama sang kekasih. Lama kelamaan, perasaan sedih dan kecewa akan hilang dengan sendirinya dan Anda pun siap menjajaki kisah asmara yang baru. Kapan momen itu datang? Yaitu ketika Anda sudah merasakan tujuh tanda move on ini, seperti dilansir Gal Time.

1. Tidak Menangis Lagi
Ketika Anda tak marah dan air mata pun sudah tak mengalir lagi saat teringat bagaimana mantan menyakiti hati, ini merupakan tanda bahwa Anda mulai bisa move on. Apakah perasaan Anda merasa netral dan tidak bergejolak lagi saat bertemu mantan? Atau Anda sudah bisa mengatur emosi tetap tenang ketika berhadapan dengannya? Jika ya, Anda bisa memastikan kalau hati Anda sudah siap untuk pria lain yang lebih baik.

2. Tak Ada Lagi Pembicaraan Tentang Mantan
Jika Anda sering membicarakan mantan kekasih kepada teman, rekan kerja dan keluarga, itu berarti masa lalu masih menghantui perasaan dan pikiran. Anda tidak bisa sekali saja tidak membahas tentangnya dalam setiap percakapan dengan orang lain. Yang artinya, Anda masih belum bisa move on. Tapi ketika Anda secara tidak sadar tak pernah lagi berbicara tentangnya selama satu, dua minggu bahkan berbulan-bulan, tandanya Anda telah berhasil membebaskan pikiran dari bayang-bayangnya.

3. Hilang Hasrat untuk Berkomunikasi
Di masa-masa awal putusnya hubungan asmara, biasanya ada kecenderungan untuk menelepon, SMS, BBM atau chat dengan mantan kekasih. Hal itu menandakan perasaan Anda masih bergantung padanya, dan masih memikirkan dia. Tapi ketika keinginan itu hilang, Anda bisa berkata pada diri sendiri, kalau Anda telah siap untuk berkencan lagi (dengan pria yang lain, tentunya).

4. Kembalinya Kepercayaan Diri
Putusnya hubungan asmara, secara langsung atau tidak langsung bisa menghilangkan kepercayaan diri seseorang. Merasa tidak cukup baik untuk kekasih, kekhawatiran kalau dirinya tidak terlalu cantik (karena diselingkuhi), dan berbagai pikiran negatif lainnya. Tapi bila perpisahan justru meningkatkan rasa percaya diri dan membuat Anda merasa bebas, Anda jadi lebih menghargai diri sendiri dan siap untuk mencari kekasih baru yang lebih menyayangi Anda apa adanya.

5. Belajar dari Pengalaman
Pengalaman buruk karena putus cinta bukan untuk ditangisi selamanya. Tapi jadikanlah pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk jadi lebih baik ke depannya. Orang cenderung melakukan kesalahan yang sama berkali-kali dalam percintaan. Jika Anda sudah bisa introspeksi diri, menyadari kesalahan yang membuat hubungan kandas, maka Anda sudah bisa menjalin asmara lagi dengan pria lain dan menjadi pasangan yang lebih baik dan pengertian dari sebelumnya.

6. Punya Harapan
Stop memikirkan bahwa hanya mantan kekasih --yang sudah menyakiti hati Anda-- satu-satunya pria yang Anda cintai di dunia ini. Yakinlah, masih banyak pria di luar sana yang lebih baik dari sang mantan. Ketika Anda memiliki harapan tentang hal tersebut, maka jalan untuk mendapatkan hubungan asmara yang sehat, langgeng dan awet pun terbuka lebar. Karena Anda sudah bisa menatap ke depan tanpa menoleh masa lalu.

7. Ada Pria Lain yang Menarik Perhatian
Ketika Anda tak lagi memikirkan mantan, tapi lebih memperhatikan pria lucu dan menarik di kantor atau yang ditemui di pesta teman, berarti Anda sudah mampu move on. Ketika tertarik dengan pria lain, Anda sudah mulai meninggalkan bayang-bayang mantan dari pikiran dan siap untuk menapaki kisah cinta yang baru.

4 Etika Berhubungan dengan Kekasih Lewat Ponsel

img 
- Komunikasi dengan kekasih kini lebih mudah sejak adanya ponsel. Apalagi dalam aplikasi ponsel kini telah tersedia berbagai fasilitas seperti BBM, YM, Face Time, LINE dan masih banyak lagi.

Jika Anda menjalani hubungan jarak jauh, berkat smart phone Anda kini semakin bisa terkoneksi dengan si dia. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menjalin komunikasi lewat ponsel. Ini dia beberapa etika berpacaran lewat telepon genggam.

1. Telepon di Jam-jam Tidak Sibuk
Saat sedang kerja pria tidak suka diganggu. Pastikan Anda menelepon si dia pada jam-jam tidak sibuk, seperti saat makan siang, sepulang kerja, sebelum tidur atau pada pagi hari. Menanyakan kabarnya lewat telepon merupakan sebuah bentuk perhatian yang disukai oleh pria, sebaliknya meneleponnya di jam penting dapat mengganggu dan merusak moodnya.

2. Jangan Kirim Foto Seksi
Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi nantinya. Mengirim foto seksi atau sengaja menggunakan pakaian minim ketika video call sangat berbahaya dilakukan. Selain kurang pantas, mengirim gambar yang menunjukkan aksi sensual dapat berisiko fatal jika ponsel si dia hilang. Foto Anda bisa saja tersebar luas.

3. Jangan Membahas Mesalah Lewat Pesan Singkat
Jika Anda berniat membicarakan suatu hal yang cukup penting atau sedang menyelesaikan masalah, hindari membahasnya lewat pesan singkat lainnya. Hal ini bisa berujung pada kesalahpahaman. Setiap orang memiliki cara membaca yang berbeda-beda. Si dia bisa menyalahartikan isi pesan singkat Anda itu.

4. Manfaatkan Emoticon
Aplikasi pesan singkat seperti BBM, YM atau LINE menyediakan berbagai emoticon lucu. Manfaatkanlah emoticon tersebut sebagai ungkapan perasaan Anda. Seperti ketika mengucapkan selamat tidur selipkan emoticon yang bergambar bibir seperti mencium atau emoticon memeluk. Meskipun hanya sebuah gambar, tapi bisa sangat bermakna baginya.

5 Langkah untuk Move On Pasca Kekasih Selingkuh

img 
- Saat mengetahui kekasih selingkuh, tidak ada salahnya bersedih dan menangis. Hal tersebut memang tidak dapat Anda hindari. Namun, Anda tidak dapat berlarut-larut dalam kesedihan sehingga membuat dunia Anda runtuh karena mengabaikan karir dan kehidupan. Life must go on. Untuk itu, lakukanlah cara-cara yang dapat membantu Anda untuk melupakan mantan dan perselingkuhannya, serta terus menjalani hidup Anda yang sebenarnya akan baik-baik saja tanpanya.

1. Maafkan
Memaafkan memang bukanlah hal yang mudah. Karena itulah butuh waktu untuk berlatih memaafkan diri sendiri, terlebih lagi pasangan Anda. Dengan memaafkan, Anda tidak harus melupakan apa yang telah ia lakukan dan membiarkannya lepas dari kesalahannya. Namun, setidaknya Anda akan membantu diri untuk merasa lebih baik. Ingat, Anda tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi, tetapi Anda dapat mengubah apa yang akan terjadi ke depan. Dengan memaafkan, akan lebih muda untuk melangkah ke depan dan mengembangkan diri Anda.

2. Anda Bukan Alasannya Selingkuh
Jangan pernah salahkan diri Anda atas apa yang ia lakukan. Sangat penting untuk mengetahui akar permasalahan dari perselingkuhannya. Setelah mengetahui alasannya, Anda dapat memutuskan apakah ingin tetap bersamanya atau meniggalkannya. Apapun alasannya, Anda tidak dapat menyalahkan diri Anda atas perselingkuhannya. Mungkin memang ia tidak layak untuk mendapatkan cinta Anda.

3. Bangkit Lagi
Untuk dapat bangkit dan berdiri lagi tanpa merasa sedih memang terdengar sangat sulit. Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Anda dapat mulai bangkit lagi dengan berhenti memikirkan semua kenangan indah yang pernah terjadi. Seindah apapun itu, kenangan tersebut adalah masa lalu, bukan? Jangan biarkan terkurung di masa lalu. Buat diri Anda sibuk dan tingkatkan lingkaran pertemanan. Dengan memiliki banyak kesibukan dan teman baru, Anda tidak akan memiliki waktu untuk memikirkan masa lalu yang tidak dapat diputar kembali.

4. Bangun Kembali Rasa Percaya
Menjadi korban perselingkuhan memang sangat merusak rasa percaya Anda terhadap sebuah hubungan. Pikirkan kembali, apakah Anda dapat membangun kembali rasa percaya terhadap pasangan yang telah berselingkuh? Jika tidak, jangan membuang waktu Anda dengan tetap bersamanya hanya untuk membalas apa yang pernah ia lakukan. Anda dapat melihat hubungan tersebut sebagai sebuah pengalaman. Perselingkuhannya dapat mengajarkan Anda untuk lebih hati-hati dalam melihat tanda-tanda dari pasangan Anda di masa nanti. Namun, jangan biarkan diri larut dalam ketidakpercayaan. Buatlah list orang-orang yang dapat Anda percaya (termasuk diri Anda) dan list keputusan-keputusan bijak yang pernah Anda buat dan membuahkan hasil baik.

5. Siapa yang Selingkuh?
Ketika sudah putus dengan mantan, Anda cenderung takut untuk memulai hubungan baru dan paranoid ketika melihat pasangan baru Anda melakukan hal-hal yang pernah mantan lakukan sebelumnya. Ingatkan diri Anda bahwa mereka adalah orang yang berbeda. Jangan langsung menuduhnya dan menarik diri dari hubungan tersebut. Tanya baik-baik dan jelaskan kegundahan Anda. Dengan hubungan yang lebih terbuka, Anda dapat memiliki pondasi kepercayaan yang lebih kuat. Hubungan yang baik adalah hubungan yang terbuka dan memiliki rasa percaya yang dibutuhkan.

Sabtu, 26 Januari 2013

3 Alasan Orangtua Jadi Lebih Posesif Saat Tak Restui Hubungan Cinta

img Semua orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Maka dari itu, mereka akan berubah menjadi lebih posesif ketika buah hatinya berhubungan dengan pria yang tidak mereka sukai. Mengapa orangtua semakin posesif saat tidak memberikan restu?

Menurut Psikolog Klinis dan Forensik, Kasandra Putranto, orangtua menjadi posesif karena tiga alasan, bisa berasal dari dirinya sendiri, pribadi anaknya, atau tingkat kekhawatiran mereka. "Jadi pertama faktor pribadi, dua anak, tiga tingkat kecemasan," papar wanita Kasandra saat diwawancarai oleh wolipop di rumahnya, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013).

Berikut penjelasan mengenai tiga faktor tersebut.

1. Karakter Orangtua
Jika orangtua cenderung otoriter, dia akan menilai segala sesuatunya menjadi hak milik termasuk anak sehingga mereka sangat posesif. Mereka tidak akan bertanya tapi langsung menuntut agar anaknya mau menuruti semua kemauan orangtua. Berbeda dengan orangtua yang cukup demokratis.

"Karakter seseorang mempengaruhi tingkat posesif, sebaliknya kalau karakternya easy going, demokratis, dia akan mlihat anak bukan sebagai mlik, tapi sebagai makhluk yang punya rasa, punya sikap, pikiran, dan dia punya pemikiran sendiri yang bisa dikembangkan," jelas ibu tiga anak itu.

Namun selain otoriter dan demokratis, ada pula orangtua yang menyerahkan segala keputusan kepada anaknya karena telalu sayang atau malah tidak peduli sama sekali dengan buah hatinya. Kedua karakter ini tidak bagus untuk perkembangan anak kedepannya. Dari keempat karakter tersebut, yang terbaik adalah orangtua demokratis karena mereka membebaskan anak memilih tapi tetap memberikan berbagai pertimbangan sebelum melangkah.

"Orangtua demokratis akan menilai anak sebagai suatu figur yang dewasa, muda, dan perlu pembinaan ya tentu saja masih memberikan dasar-dasar pemikiran agar anak mengerti tapi tetap memberikan keputusan kepada anak," tambah Kasandra.

2. Kualitas Anak
Orangtua menjadi posesif setelah tidak memberikan restu karena merasa kualitas anaknya belum bisa dipercaya untuk menjalin hubungan dengan seorang pria.

"Orantua melihat dari tingkat kualitas, anak ini memang tidak cukup dapat diandalkan, tak dapat dipercaya, kalau anaknya tak mampu, orangtua akan membela sekuat tenaga supaya jangan sampai (terjadi hal buruk)," tandas pendiri Kasandra & Associates itu.

Ia mencontohkan, bila anaknya emosional dan merasa bahwa kekasihnya juga memiliki sifat tempramental tentu orangtua tidak akan mengizinkan sekalipun ia merupakan orangtua demokratis. Orangtua hanya ingin buah hatinya mendapatkan yang terbaik.

"Orangtua akan berusaha semaksimal mungkin jadi kelihatan posesif demi (memberikan yang terbaik untuk anak)," ujarnya.

3. Tingkat Kecemasan
Orangtua menjadi posesif karena merasa cemas. Tingkat kekhawatiran tersebut cenderung membuat orangtua lebih posesif karena mereka tahu anaknya sedang dekat dengan seorang pria yang tidak disetujui oleh mereka.


Cinta Tak Direstui? Ini Dia yang Bisa Bikin Hati Orangtua Luluh

img
- Hubungan asmara Anda tidak direstui orangtua? Jangan khawatir, ada beberapa cara yang disarankan oleh Psikolog Forensik dan Klinis, Kasandra Putranto, agar orangtua akhirnya luluh dan menyetujui jalinan cinta saat ini.

Orangtua tidak setuju pasti memiliki alasan tertentu, bisa karena masalah waktu yang belum tepat, pribadi anaknya, pasangan Anda, atau ambisi orangtua sendiri. Oleh karena itu, bila ingin segera direstui tak ada salahnya mengikuti saran dari pendiri biro psikologi Kasandra & Associates.

Ibu tiga anak itu menyarankan, coba bereskan satu per satu masalah yang membuat orangtua tidak suka dengan pasangan. Tidak lupa untuk saling menyesuaikan diri agar meminimalkan perbedaan yang ada.

"Meminimalkan perbedaan, memperbaiki kualitas diri supaya menghilangkan kecemasan-kecemasan, kemudian tentu saja minta penegrtian," jelas Kasandra kepada wolipop di rumahnya, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013).

Selain itu, harus bisa menunjukkan bahwa pasangan memang membawa pengaruh baik dalam hidup Anda. Tingkatkan prestasi untuk mengurangi rasa khawatir orangtua yang mungkin masih belum bisa percaya dengan Anda. Pasangan pun harus berusaha menyenangkan hati orangtua Anda agar semakin dekat dan segera membuka pintu restu.

Tidak cuma pasangan saja, Anda juga harus bersikap baik di depan orangtuanya supaya disukai. Jadilah diri sendiri jangan berpura-pura walaupun di depan calon mertua. Anda pun tetap harus menjaga sopan santun, tata krama, serta menjadi pribadi yang apa adanya.

"Yang penting kita menampilkan sopan santun, tata krama, tapi jangan berusaha menjadi ornag lain. Jadi diri sendiri, jangan memanipulasi supaya diterima calon mertua atau malah belagak jadi orang lain," saran Kasandra yang ternyata hobi menyanyi itu.




7 Pembicaraan Tentang Mantan Kekasih yang Tak Mau Didengar Pria

img
Masa lalu memang jadi pelajaran berharga ketika memulai suatu hubungan cinta baru. Tapi bukan berarti semua cerita masa lalu bersama mantan harus dibicarakan dengan kekasih baru Anda. Ada beberapa hal tentang mantan Anda yang tidak ingin pria dengar seperti dikutip dari Cosmpolitan AS berikut.

1. "Dia mapan"
Walaupun mantan pacar Anda lebih mapan daripada dia, simpanlah hal itu untuk Anda sendiri. Karena ketika Anda mengatakan hal itu kepada pasangan yang baru, dia akan merasa tidak kompeten. Semua pria tentu saja ingin mencukupi kebutuhan pasangannya, tak terkecuali si dia.

2. "Dia membuatku patah hati"
Seringkali sebuah hubungan berakhir menyakitkan. Namun mengatakan hal tersebut kepada pasangan baru Anda membuat dia berpikir bahwa Anda masih mencintai mantan pacar Anda dan terus memikirkannya. Sebaiknya simpan saja perasaan sakit hati tersebut dan mulailah perjalanan cinta baru yang menyenangkan bersama si dia.

3. "Aku pernah ke sini sama dia"
Lupakan semua kenangan dengan mantan pacar Anda. Kunci rapat-rapat kenangan tersebut dan bukalah lembaran baru dengan pasangan baru Anda. Jangan katakan hal seperti 'aku pernah ke sini bersama dia' kepada pasangan baru Anda. Anggaplah semua tempat dan pengalaman yang Anda jalani bersamanya merupakan hal baru yang membuat Anda sangat tertarik.

4. "Ini pemberiannya"
Pria, secara alami, suka memuji hal-hal yang indah pada diri Anda seperti baju yang Anda kenakan atau kalung yang Anda pakai. Ketika Anda mengatakan bahwa benda-benda itu adalah pemberian mantan pacar, maka pasangan baru Anda akan berpikir bahwa Anda belum bisa melupakan mantan pacar dan tentu saja hal ini menyakitkan baginya.

5. "Aku dan dia pernah punya rencana ini"
Setiap pasangan pasti punya rencana yang ingin mereka lakukan bersama seperti berlibur ke pantai, nonton pertandingan bola, ataupun mengunjungi kota tertentu. Tapi ketika hubungan Anda dan mantan pacar berakhir, akhirilah rencana-rencana yang belum sempat Anda jalankan bersama. Dan jangan sampai Anda memasukkan pasangan baru Anda ke rencana yang tertunda itu. Buatlah kehidupan yang benar-benar baru.

6. "Dia tuh lucu"
Semua pria tentu berusaha untuk membuat pasangannya tertawa karena lelucon-lelucon yang dia buat, terlebih wanita memang suka dengan pria yang memiliki selera humor bagus. Jangan sampai Anda menyakiti hati pasangan baru Anda dengan mengatakan kalimat tersebut, karena bagaimanapun juga dia telah berusaha untuk membuat Anda tertawa.

7. Hal yang berhubungan dengan aktivitas seksual
Membicarakan aktivitas seksual antara Anda dengan mantan pacar hanya akan memicu keributan dengan pasangan baru Anda. Jika memang dia bertanya, jawablah seperlunya. Tidak perlu mengatakan mantan Anda jago atau tidak soal hal itu karena pasangan baru bisa berpikir Anda masih memikirkan mantan pacar selama bersamanya.

Sabtu, 19 Januari 2013

Ini yang Diinginkan Pria untuk Tetap Bahagia dalam Hubungan Asmara

img 
 Pria tidak memerlukan hadiah jam tangan mahal, selalu diperhatikan setiap hari atau mendapat perlakuan super romantis untuk tetap bahagia dalam hubungan. Terkadang, yang mereka inginkan adalah hal-hal sederhana yang sifatnya lebih emosional. Sebagai seorang kekasih, ini yang perlu diperhatikan wanita tentang empat hal yang diinginkan pria agar hubungan selalu langgeng, seperti dikutip dari Times of India.

1. Dihargai
Semua pria ingin dihargai. Bahkan terkadang ingin dihargai lebih daripada wanita. Sedikit pujian atas hal-hal positif yang sudah dilakukannya, perhatian atau sekadar ucapan terima kasih sudah cukup untuk meningkatkan egonya sebagai pria yang gentle.

2. Pengakuan
Bukan hanya ingin diakui sebagai pacar, tapi juga pengakuan atas apa yang telah dia lakukan untuk Anda. Bahkan untuk hal terkecil sekalipun. Misalnya saja saat dia membelikan kopi dan mengantarkannya langsung ke kantor Anda, menemani di saat sakit atau sekadar membukakan pintu mobil. Tersenyum, berterima kasih dan katakan hal-hal romantis akan membuat dia semakin bahagia dengan hubungan yang terjalin.

3. Perhatian
Jangan kira pria tidak suka diperhatikan dan dicereweti kekasihnya. Meskipun tidak mengatakannya secara langsung, pria juga mengharapkan perhatian dan ungkapan kasih sayang dari wanita. Bukan dengan berkata, 'aku membutuhkanmu saat ini!' tapi lebih kepada, 'aku merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa'. Pria juga butuh dipeluk dan dimanjakan, tapi hanya dalam 'dosis' kecil. Mereka ingin tahu bahwa Anda sayang padanya. Tunjukkan dengan cara yang 'halus', misalnya memijit kepala atau bahu saat dia lelah.

4. Ruang untuk Sendiri
Setiap pria butuh ruang untuk sendiri, tidak selalu berdua kekasih. Entah itu untuk membaca buku, menonton TV atau kumpul bersama teman-temannya. Sediakan waktu baginya untuk hang out atau bersenang-senang dengan sahabatnya. Hal itu penting untuk memberikan penyegaran dalam hidup. Sama seperti saat Anda dan teman wanita ingin berbelanja bersama. Pastinya tidak ingin ada interupsi dari kekasih. Beri pria ruang untuk 'bernapas', dan dia akan selalu nyaman saat berada di samping Anda

Diminta Segera Menikah Tapi Kekasih Didera Masalah Keluarga

img



Jakarta - Saya menjalani hubungan LDR, sebelumnya kami pernah break tapi lalu kami nyambung lagi dan tidak ingin berpisah lagi dan akan sama-sama pertahankan hubungan ini. Walau jarang bertemu, tapi komunikasi kami tetap lancar, saling mengerti, dan sama-sama jujur.

Sampai pada akhirnya, ada masalah dalam keluarganya yg harus dia selesaikan. Saya tahu tentang itu dan fokusnya saat ini tertuju pada hal tersebut. Dia merasa punya beban mental pada saya dan saya takut membebaninya, tapi ingin rasanya tetap berada di sampingnya apapun yang terjadi dan mengunggunya sampai masalahnya selesai walau entah kapan.

Namun dari pihak keluarga, ingin saya menikah karena saya anak pertama dan adik di bawahku sudah punya rencana untuk menikah. Banyak yang bilang, saya harus membuka hati untuk yang lain, tapi itu sulit buat saya. Apa yang harus saya lakukan?

(Dita, 25 Tahun)

Jawab:

Halo Dita,

Dalam kasus ini, langkah apa pun yang akan anda ambil, sepertinya memang tidak akan mudah dan terasa sulit bagi anda. Tetapi bukan hal yang tidak mungkin, bukan? Anda mengatakan, "menunggunya sampai masalahnya selesai walau entah kapan".
Ketidakjelasan akan waktu penantian, menjadi hal yang patut dipertimbangkan. Padahal keluarga anda menuntut kejelasan segera karena adik yang sudah berencana menikah.

Apabila memang kondisinya mengharuskan anda untuk segera membuat keputusan agar adik dapat segera menikah, dan kekasih anda tidak dapat memenuhi harapan anda, berarti anda memang harus memikirkan alternatif lain.

Tidak ada salahnya juga bila adik Anda menikah lebih dahulu daripada Anda terburu-buru mencari pacar baru, atau mengejar-ngejar kekasih Anda itu. Menikah bukanlah hal yang mudah dan tentunya Anda ingin bersama suami Anda seumur hidupkan. Take your time, until u find the right guy.

Ketika Kekasih Buat Akun FB Palsu untuk Kenalan dengan Wanita Lain




img



Jakarta - Dear Ibu Ratih umur saya 23 tahun. Saya memiliki pacar & kami sudah berpacaran kurang lebih dua tahun enam bulan. Selama ini dia bohongi saya dengan membuat akun palsu di Facebook yang dibilangnya mantan dia (dengan nama, identitas juga foto palsu). Di akun tersebut mayoritas temannya perempuan semua.

Dia pun nggak jujur kalo mantan dia ternyata temanku juga. Terakhir kemarin bertemu saya lihat di percakapan chatting dengan temannya, dia ingin berkenalan dengan wanita lain. Apa ini yang termasuk selingkuh? Saya sudah minta putus, tapi dia menangis-nangis dan telepon ke orangtua, untuk nasehati saya biar balikan lagi. Saya harus bagaimana? Terima kasih.

(Nada, 23 Tahun)

Jawab:

Hai Nada,

Tampaknya kekasih Anda sering sekali berbohong di belakang Anda ya. Tentunya hal ini bukanlah hal yang menyenangkan bagi Anda. Sebagai seorang kekasih, dalam berhubungan pacaran yang baik Anda berhak mendapatkan keterbukaan dan kejujuran. Jika Anda tidak mendapatkannya, maka ada hal yang perlu diperbaiki dalam hubungan Anda - Jika Anda masih ingin melanjutkan hubungan Anda dengan kekasih.

Diskusikanlah pikiran dan perasaan Anda terhadap perilaku kekasih Anda selama ini. Bicarakanlah ketika emosi Anda sudah mereda, sehingga Anda dapat berpikir dengan tenang dan netral. Setelah kekasih Anda memberikan penjelasannya kepada Anda, cobalah pikirkan beberapa hal. Apakah Anda masih mau melanjutkan hubungan bersamanya? Apakah Anda bisa mempercayainya sepenuhnya? Apakah Anda ingin memberikannya kesempatan lain? Anda masih muda. Masih banyak kesempatan Anda untuk mengenal orang lain yang dapat memperlakukan Anda dengan baik. Walaupun begitu, keputusan terakhir tetap ada di tangan Anda

Cara Agar Bisa Mempercayai Pria Lagi Setelah Putus Cinta

Cara Agar Bisa Mempercayai Pria Lagi Setelah Putus Cinta

img 

 




 





 
 Satu hal yang mungkin Anda tanamkan pada diri sendiri setelah putus cinta dengan cara yang menyakitkan adalah Anda tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama lagi. Setiap dekat dengan pria Anda menjadi takut si dia akan melakukan hal yang sama seperti mantan Anda.

Hal tersebut jadi berujung pada masalah kepercayaan. Anda sulit mempercayai pria baru yang mendekati Anda. Pengalaman yang lalu memang memberikan pelajaran, tapi bukan berarti Anda menjadi takut untuk memulai hubungan baru dan sulit mempercayai orang lain.

Kepercayaan dalam sebuah hubungan merupakan hal yang paling penting untuk bisa membuat hubungan sukses. Jika Anda ingin move on dengan pria baru maka Anda harus belajar percaya lagi. Ini cara untuk memulainya, seperti dirangkum Boldsky.

1. Jangan Terburu-buru Memutuskan untuk Pacaran Lagi
Anda tidak mungkin bisa langsung percaya dengan pria baru setelah putus cinta. Jangan paksakan diri Anda untuk segera move on dengan cara mencari pria baru. Tindakan Anda tersebut hanyalah pelarian semata. Berikan diri Anda waktu untuk menenangkan diri pasca disakiti oleh mantan kekasih. Ketika Anda merasa siap untuk dekat dengan pria lagi, maka Anda bisa mencoba perlahan-lahan mengenal si dia.

2. Memahami Diri Sendiri
Sebelum Anda mencoba memahami pria baru, sebaiknya pahami diri Anda sendiri terlebih dahulu. Ketika baru putus cinta mungkin Anda seperti tidak mengenal diri sendiri. Anda juga tidak tahu apa yang Anda inginkan setelah putus cinta. Mengenallah kembali diri Anda. Cari tahu apa tujuan dan prioritas saat ini. Ketika Anda kembali 'menemukan' diri Anda, maka itu tanda bahwa Anda siap memahami orang lain.

3. Tetap Belajar dari Kesalahan
Bukan berarti Anda belajar untuk mempercayai seseorang, Anda jadi dibutakan oleh cinta. Tetap belajar dari kesalahan sebelumnua. Menilai apakah si pria baru tersebut dapat dipercaya. Jangan hanya terbawa perasaan dan termakan rayuan si dia.

4. Berhenti untuk Berpura-pura Tegar
Berpura-pura tegar merupakan salah satu hal yang malah membuat Anda merasa semakin sakit hati. Anda tidak bisa memulai hubungan ketika masih menyimpan perasaan sakit hati. Untuk itu, mulailah sedikit demi sedikit berbagi masalah pribadi dengan si dia. Dengan begitu, seiring berjalannya waktu Anda mulai mempercayainya.

4 Alasan Konyol untuk Akhiri Hubungan Asmara

img 
 
- Menjalin sebuah hubungan bukanlah hal yang mudah. Terlebih lagi bila harus mengakhirinya. Ketika Anda sudah tidak lagi merasa cocok dan kurang nyaman dengan kekasih, maka Anda cenderung untuk menghindarinya dan mencari-cari alasan untuk mengakhiri hubungan tersebut.

Namun, jangan sampai Anda memberikan alasan konyol untuk memutuskan hubungan. Inila beberapa alasan putus yang memalukan dan bisa sangat melukai hati si dia, seperti dirangkum Bold Sky.

1. "Kita tidak cocok lagi"
Ini alasan klise yang paling sering kita dengar. Selama bersama, pasti ada suka duka serta persamaan dan perbedaan di antara setiap pasangan. Alasan "sudah tidak cocok" terdengar sangat mengada-ada dan sangat jelas bahwa Anda hanya mencari-cari alasan saja. Jika Anda memang masih sayang, sesungguhnya perbedaan bukanlah menjadi masalah.

2. "Kamu sering mengeluh"
Ya, memang banyak pasangan yang selalu mengeluh tentang hal-hal kecil. Anda memang bukan robot yang harus selalu sabar dalam menanggapinya dan menenangkan pasangan Anda. Namun, hal ini bukanlah alasan untuk berhenti mencintai seseorang. Jika memang itu mengganggu Anda, utarakan perasaan Anda kepada pasangan. Keluhan pasangan bukanlah alasan yang masuk akal untuk mengakhiri hubungan Anda.

3. "Aku belum siap menikah"
Menikah merupakan sesuatu yang sakral bagi banyak orang. Walaupun menikah lebih sering membawa kabar gembira bagi sebagian besar orang, tidak sedikit hubungan yang justru berdampak buruk setelah menyentuh kata pernikahan. Ketidakinginan satu pihak untuk menikah dapat merusak sebuah hubungan yang tadinya baik-baik saja. Walaupun begitu, tidak siap untuk menikah bukanlah alasan untuk mengakhiri hubungan dengan seseorang. Kurangnya perasaan Anda terhadap pasanganlah yang menyebabkan hubungan berakhir.

4. "Kamu genit pada wanita lain"
Alasan ini sudah jelas akan membuat Anda terdengar seperti orang yang cemburuan dan posesif. Walaupun benar pasangan Anda sering genit dengan wanita lain, hindari mengatakan putus dengan alasan seperti ini. Anda akan terlihat sangat kekanak-kanakan. Bila sikap flirtingnya memang mengganggu Anda sebaiknya bicarakan. Siapa tahu dia bersikap begitu hanya karena memang ingin bersikap ramah pada wanita, bukan bermaksud untuk genit atau berselingkuh.

Mantan Kekasih Kembali PDKT, Ini Tips untuk Kencan Pertama (Lagi)

img .
 
 Banyak yang menyarankan agar tidak terjebak lagi dalam jeratan mantan kekasih. Namun, jika si dia menjadi orang yang lebih baik dan cinta lagi yang tumbuh di antara kalian berdua, tidak ada salahnya memberikan kesempatan kedua

Akan tetapi layaknya memulai hubungan baru kembali, Anda dan si dia tetap harus melalui lagi tahap pendekatan. Bertemu lagi setelah sekian lama berpisah bisa disebut layaknya kencan pertama. Agar kencan pertama Anda dengan si mantan sukses, ini dia tipsnya, seperti dirangkum dari Ezine Articles.

1. Jangan Panik
Meski sangat senang akan bertemu dengan mantan lagi, tapi mungkin Anda akan tetap panik dan grogi. Apalgi jika Anda memang belum bisa move on darinya. Tenangkan diri Anda, jangan perlihatkan kepanikan. Gunakan busana terbaik dan dandan yang cantik untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa panik.

2. Hindari Membahas Masalah pada Hubungan
Jika Anda memang ingin membuka lembaran baru dengan mantan kekasih, Anda tidak perlu mengingat-ingat hal-hal buruk yang terjadi pada hubungan terdahulu. Apalagi sampai membahas masalah pada kencan pertama. Jika Anda tidak bisa menahannya, maka kencan pertama terancam berantakan. Membas kenangan buruk yang lalu akan mengubah suasana hati si dia atau pun Anda jadi drop.

3. Ceritakan Hidup Anda
Telah berpisah cukup lama dan mungkin sempat tidak berhubungan membuat Anda dan si dia tidak mengetahui kabar dan aktivitas yang dijalani saat ini. Ceritakan keseruan di hidup Anda. Tunjukkan bahwa Anda baik-baik saja dan bisa jadi orang yang lebih baik selepas putus cinta. Ini akan membuatnya merasa 'cemburu' sekaligus Anda terlihat menarik karena bisa jadi wanita yang kuat dan sukses.

4. Jangan Membahas Pria Lain
Selepas putus cinta dengan si mantan, mungkin Anda dekat dengan beberapa pria baru bahkan sempat berpacaran lagi. Anda boleh saja menceritakan bahwa Anda sempat memiliki kekasih, namun jangan membahasnya terlalu dalam. Apalagi sampai menceritakan masalah yang kandas. Ada dua kemungkinan yang ada dipikirannya, dia cemburu atau dia merasa hebat dan bangga karena Anda belum bisa move on darinya.

5. Mengenang yang Indah-indah
Di antara kenangan buruk, pasti banyak kenangan indah bersama mantan. Bangkitkan kembali tentang memori-memori indah terdahulu. Agar suasana semakin mendukung, kencan lah di tempat favorit Anda berdua.

6. Jangan Kencan Terlalu Lama
Hindari pertemuan yang terlalu lama. Sistem 'tarik-ulur' masih berlaku untuk mantan kekasih. Buatlah si dia penasaran dengan Anda. Maka Anda akan mendapatkannya seutuhnya. Good luck!

Peran Keluarga Besar dalam Perceraian

detail berita

PERCERAIAN tentunya membawa luka hati tersendiri. Apalagi bagi anggota keluarganya.
 
Namun, tak jarang pula kasus perceraian justru terjadi karena adanya campur tangan dari keluarga besar. Hal ini pun seperti yang diungkapkan oleh salah satu psikolog, Fredrick Dermawan Purba.

“Kalau mencampuri itu biasanya ada, tapi keluarga sebaiknya menghindari fokus ke anak, tapi harus melihat dua sisi,” tuturnya saat berbincang dengan Okezone via telefon seluler, belum lama ini.

Pemilik akun twitter @bangjeki tersebut juga tak menyangkal bahwa umumnya keluarga besar juga turut mencampuri urusan perceraian yang terjadi. Bahkan, tak jarang pula yang justru memperkeruh suasana yang ada.

“Secara sadar tidak sadar, keluarga akan membela anaknya yang salah,” imbuhnya.

Meski begitu, pria ramah ini mengatakan bahwa keluarga juga memiliki peran yang tak kalah penting dalam sebuah proses perceraian. Namun, tetap harus memperhatikan beberapa hal agar tidak menambah masalah baru lagi.

“Dalam situasi seperti ini, boleh saja keluarga membela, tapi sebagai support, memberikan kenyamanan, menenangkan. Keluarga lebih baik mem-back up atau jangan dikompori karena akan semakin drop,” tutupnya.

Berapa Usia Perkawinan Paling Rawan Cerai?

detail berita

PERCERAIAN yang marak terjadi belakangan tentu membuat keprihatinan tersendiri. Apalagi jika dilihat pada usia perkawinannya, juga masih tergolong baru.

Hal ini pun seperti yang dituturkan oleh psikolog Fredrick Dermawan Purba. Pria yang menjadi Dosen Muda Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran, Bandung itu tak memungkiri kalau usia pun menentukan kasus perceraian pasangan suami-istri terjadi.

“Yang pasti, 5 tahun pertama pernikahan biasanya bisa dikatakan rawan perceraian. Di Pengadilan Agama itu termasuk jumlah perceraian yang cukup tinggi,” tuturnya saat dihubungi Okezone via telefon seluler, belum lama ini.

Tentunya kerawanan ini terjadi karena pasangan sat itu mengalami proses penyesuaian.

“Mahzab penyesuaian, ada setiap orang lahir dengan latarbelakang tertentu dan kemudian bersatu dalam mahligai pernikahan. Begitu masuk pernikahan, situasinya lebih rumit, ada tanggung jawab seperti seksual, keluarga, finansial,” terangnya.

Oleh karena itu, pemilik akun twitter @bangjeki tersebut mengatakan, sebelum menikah hendaknya melalui proses pengenalan yang lebih dalam. Misalnya saja, seperti pacaran. Sebab pada masa tersebut, pasangan bisa saling mengenal pribadi masing-masing.

“Masa pacaran bisa membantu, untuk menyesuaikan, saling mengenal,” tutupnya.

Sabtu, 12 Januari 2013

6 Cara Hilangkan Perasaan Pada Mantan

6 Cara Hilangkan Perasaan Pada Mantan

 

img 
- Sulit hilangnya perasaan cinta adalah masalah klasik usai putus hubungan. Jangan lama-lama tenggelam dalam kesedihan, ikuti 6 tips ini untuk bangkit dari pahitnya putus cinta.

Berhari-hari menangis atau mengurung diri di kamar sering jadi cara para wanita untuk melampiaskan kesedihan usai putus cinta. Well, tak ada yang salah dengan itu, hanya saja jangan lupa kalau perjalanan hidup Anda belum berakhir di sini saja. Tentukan berapa lama masa 'berduka', setelah itu bangkit dan mulai lagi petualangan cinta Anda.

Berikut beberapa langkah-langkah untuk memulai lembaran baru seperti dikutip dari ehow. Memang tidak selalu mudah untuk dilakukan, tapi jangan pernah menyerah.

1. Selalu dekat dengan sahabat. Pada masa-masa 'kritis' usahakan jangan banyak menghabiskan waktu sendirian. Walau hanya duduk-duduk dan mengobrol, kehadiran teman bisa membantu mengisi kekosongan hati Anda. Manfaatkan juga teknologi jika anda atau teman sedang sibuk. Chating, telepon, atau berkomunikasi via internet
juga bisa membantu untuk mengisi waktu luang sekaligus mencurahkan perasaan Anda.

2. Menenangkan diri sambil membaca buku. Coba ingat-ingat kembali buku apa yang belum sempat Anda baca karena kesibukan. Buku yang menarik akan memicu imajinasi dan bisa membuat anda asyik sendiri. Semakin banyak Anda menghabiskan waktu dengan buku favorit, tanpa sadar semakin sedikit waktu yang digunakan untuk memikirkan si mantan.

3. Jangan mudah tergoda pria. Dalam masa-masa galau, sering sekali Anda mudah jatuh hati pada pria. Pada masa ini memang Anda seringkali membutuhkan sosok pria untuk mengisi kekosongan hati dan memberi perhatian. Jangan terjebak hanya dalam cinta sesaat. Pikirkan baik-baik dan selalu fokus pada hal lain dalam hidup Anda seperti pekerjaan, keluarga, atau pendidikan. Jika Anda sudah merasa cukup tenang dan bisa berpikir jernih, barulah pelan-pelan Anda bisa mulai mencari pengganti si mantan.

4. Kalau memang sulit sekali untuk melupakannya, hapuslah dia dari hidup Anda. Hapuslah segala yang berhubungan dengan dia baik dari bentuk memori maupun fisik. Hapus nomor telepon, email, facebook, twitter, dan semua yang bisa mengingatkan Anda kembali padanya. Apapun alasannya, JANGAN mengirimkan pesan apapun baik melalui email, sms, maupun internet kepadanya pada saat Anda belum tenang. Tentu ini akan sulit sekali, tapi percayalah, Anda bisa melewatinya.

5. Olahraga. Mungkin saran ini terdengar klise, tapi ada alasan pasti mengapa Anda olahraga bisa membantu melupakan si dia. Olahraga bukan hanya baik untuk kesehatan tubuh tapi juga baik untuk kesehatan mental. Olahraga bisa membantu meningkatkan mood dan membuat Anda menjadi lebih segar. Dengan tubuh yang sehat dan segar, secara otomatis akan meningkatkan kepercayaandiri dan membuat Anda lebih positif dalam menjalani hidup.

6. Curhat dalam bentuk tulisan. Curahkan segala isi hati Anda dalam bentuk tulisan. Banyak ahli percaya, metode ini bisa membantu membuat Anda lebih rileks. Curhat dalam bentuk tulisan juga bisa mencegah Anda terjebak dalam pikiran sendiri yang bisa berakibat negatif. Sambil menulis, tanpa sadar Anda juga bisa menyadari kalau sesungguhnya dia memang bukan yang terbaik. Pastikan, tulisan Anda bersifat pribadi dan tidak bisa dibaca banyak orang. Untuk menguatkan suasana, pasang musik-musik yang bisa membantu meningkatkan mood Anda.