Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Kartu Merah Pique Bikin Vilanova Murka

Tito Vilanova (foto:Reuters)

SOCIEDAD Entrenador Barcelona, Tito Vilanova menyesali kartu merah yang didapatkan oleh Gerard Pique. Pasalnya akibat bermain dengan 10 pemain, Barca harus menelan kekalahan perdana pada musim ini oleh Real Sociedad.

Skor 3-2 untuk kemenangan Sociedad, menjadi hasil akhir yang pahit yang didapat oleh Barca pada jornada ke-20 La Liga. Sebenarnya, Barca sudah unggul dua gol yang dicetak melalui Lionel Messi pada menit ketujuh dan Pedro pada menit ke-25.

Namun, tuan rumah mampu bangkit berkat dua gol penyama kedudukan lewat aksi Chory Castro (menit ke-41 dan 63). Dan pemain pengganti, Imanol Agirretxe memastikan kemenangan Sociedad di masa injury time.

Petaka Barca terjadi ketika Pique mendapatkan kartu merah pada menit ke-56, di mana pacar Shakira itu melakukan pelanggaran keras terhadap Carlos Vela.

“Saya tidak mau menambah banyak (komentar). Bahkan kalau kartu merah itu adalah pelanggaran bersih, perlu ada 200 kasus lain yang mirip dengannya pada malam ini," ujar Vilanova kepada wartawan usai pertandingan, seperti dilansir Goal, Minggu (20/1/2013).

“Pada babak pertama, saya mengatakan kepada Pique untuk berhati-hati, karena pelanggaran berikutnya bisa mempengaruhi hasil di babak kedua. Tapi, bagaimanapun juga kemenangan mereka (Soeciedad) memang layak didapat, bukan karena kami tidak bermain bagus,” sambung Vilanova.

Debut Gol di Anfield, Sturridge: Terima Kasih Tuhan

Daniel Sturridge (Foto: Reuters)

LIVERPOOL – Striker Liverpool, Daniel Sturridge mengaku senang menandai debutnya di Anfield dengan mencetak salah satu gol kemenangan 5-0 The Reds atas Norwich City dalam pertandingan lanjutan Premier League.

Sturridge bergabung dengan Liverpool awal bulan ini setelah digaet dari Chelsea senilai 12 juta pounds. Pemain berusia 23 tahun ini mengaku senang dan menikmati momen-momen dirinya bergabung dengan tim asuhan Brendan Rodgers.

"Saya sangat menikmatinya," kata Sturridge, seperti dilansir Sky Sports, Minggu (20/1/2013). "Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan, dan membuat saya mengenakan jersey Liverpool, tanpa Dia, ini tidak akan mungkin terjadi,” sambungnya.

"Saya ingin juga berterima kasih kepada manajer untuk memberi saya kesempatan," ucapnya. “Bagus untuk berada di sini, di salah satu klub kelas dunia. Saya bersama pemain kelas dunia seperti Luis Suarez dan Steven Gerrard, dan pemain lain yang bagus,” lanjutnya.

Selain itu, mantan pemain Manchester City ini juga memuji rekan barunya di lini depan, Luis Suarez yang menurut Sturridge, bakal menjadikan dia penyerang yang lebih baik. Dia juga yakin, kerjasamanya di lini depan Liverpool bersama Suarez akan kian padu.

"Bagus untuk bermain dengan dia (Suarez), kami sudah berlatih dengan baik bersama-sama, dan saya pikir hanya akan menjadi masalah waktu sebelum benar-benar padu,” tutupnya.

Dua Laga Pembuka Piala Afrika 2013 Tanpa Gol

Jalannya pertandingan Afrika Selatan vs Kepulauan Cape Verde (Foto: Reuters)

JOHANNESBURG – Dua partai pembuka Piala Afrika 2013 berakhir tanpa satu pun tercipta gol. Afrika Selatan sebagai tuan rumah harus bermain imbang 0-0 dengan Kepulauan Cape Verde, sementara Angola dan Maroko juga mengakhiri laga dengan skor kacamata.

Afsel gagal memanfaatkan momentum untuk meraih kemenangan di laga perdana Grup A. Permainan Afsel juga tak istimewa, bahkan Kepulauan Cape Verde mampu memberikan perlawanan.

Kedua tim sanggup mendapatkan peluang, sayangnya untuk urusan penyelesaian akhir, Afsel dan Cape Verde tidak bisa memaksimalkannya. Alhasil, mereka harus puas berbagi angka.

Hasil serupa juga didapat laga Grup A lainnya antara Angola kontra Maroko. Baik Angola maupun Maroko sama-sama mencatatkan sejumlah peluang, kendati akhirnya tak ada satu pun tim yang bisa mencetak gol selama 2x45 menit.

Dua pertandingan yang sama-sama berakhir tanpa gol itu membuat helatan Piala Afrika 2013 pada hari pertama tak menghasilkan pemenang. Di klasemen Grup A, Afrika Selatan, Cape Verde, Angola, dan Maroko sama-sama memiliki 1 poin dari hasil imbang.

"Juve Memiliki Konsep Tim, Bukan Sekelompok Individu"

Antonio Conte (foto: Reuters)

TURIN – Juventus akhirnya meraih kemenangan perdana di Serie A pada awal tahun ini, setelah menggilas Udinese 4-0. Sang allenatore Antonio Conte memuji timnya yang bermain tanpa sejumlah pilar penting.

Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Kwadwo Asamoah, dan Giorgio Chiellini merupakan sederet nama pemain penting Juve yang harus absen karena beberapa alasan. Namun, Bianconeri tetap meraih kemenangan, bahkan mencetak empat gol tanpa balas atas Il Zebrette, julukan Udinese Minggu (20/1/2013) pagi WIB.

“Bahkan jika kami bermain dengan pemain cadangan, sangat sedikit menyadari kinerja mereka. Para pemain bermain serius meski banyak yang absen,” ujar Conte, seperti disitat Football-Italia, Minggu (20/1/2013).

“Kami memiliki konsep tim dan bukan sekumpulan individu. Kami kehilangan lima poin di dua laga terakhir, tapi malam ini (waktu setempat) berjalan lancar dan kami selalu memiliki situasi di tangan,” sambung Conte.

Dengan tambahan tiga poin, maka Juve tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 48 poin, atau unggul lima poin dari peringkat kedua, Lazio, yang ditahan imbang 2-2 oleh Palermo dini hari tadi.

Messi Ingin Bangkit, Pedro Salahkan Wasit



 BARCELONA – Striker Barcelona, Lionel Messi, mengatakan, kekalahan mengejutkan timnya dari Real Sociedad dengan skor 3-2 dini hari tadi sesungguhnya tidak sepenuhnya tak terduga.

Messi dan Pedro sempat membawa Barca memimpin, namun tiga gol balasan melalui dua gol Chory Castro, dan Imanol Agirretxe membalikkan keadaan. Menurut Messi, saat ini yang terpenting adalah bagaimana Blaugrana mampu pulih dengan cepat dan memenangkan pertandingan berikutnya.

“Kekalahan akhirnya telah datang untuk kami, dan kami harus segera bangkit karena pertandingan Copa del Rey menunggu kami,” ujar Messi, seperti dilansir Goal, Minggu (20/1/2013).

Sementara itu, Pedro, yang mencetak gol Barca lainnya, menyalahkan keputusan wasit sebagai biang kekalahan timnya. Wasit mengusir Gerard Pique pada menit ke-56 dan membuat Blaugrana yang sempat memimpin malah balik kalah.

"Kartu merah Pique memengaruhi pertandingan, karena tekel yang dilakukannya tidak berbahaya. Hari ini, kami seharusnya tidak gagal,” tegas Pedro.

Pada pertandingan selanjutnya pertengahan pekan nanti, Barcelona akan bertandang ke markas Malaga untuk melakoni laga leg kedua perempatfinal Copa del Rey. Meski kalah, tim asuhan Tito Vilanova ini masih tetap memimpin klasemen dengan mengumpulkan 55 poin hasil dari 20 kali pertandingan

Cole Setuju Perpanjang Kontrak dengan Chelsea


LONDON – Bek sayap veteran Chelsea, Ashley Cole segera menyudahi spekulasi tentang masa depannya setelah menyetujui tawaran perpanjangan kontrak satu tahun dari The Blues.
 
Cole sebelumnya terus dikaitkan dengan kepindahannya ke Paris Saint-Germain, Manchester United dan Real Madrid, mengingat kontraknya bakal habis akhir musim ini. Namun, pemain berusia 32 tahun ini akhirnya memilih tinggal dengan klub yang telah dia bela sejak 2006 ini.

Dokumen kesepakatan perpanjangan kontrak Cole dikabarkan akan selesai pada Selasa (22/1/2013). Keputusan pemain internasional Inggris ini untuk menetap di Stamford Bridge dikabarkan tak lain karena permintaan dari fans Chelsea, yang tak rela kehilangan pemain pentingnya, setelah Frank Lampard kemungkinan besar tak ditawari kontrak baru.

Namun, belum ada komentar dari perwakilan Cole mengenai disetujuinya tawaran perpanjangan kontrak satu tahun dari The Blues, yang dinilainya bisa merugikan mantan pemain Arsenal tersebut. Belum disebutkan pula berapa gaji yang akan diterima Cole dalam kesepakatan yang ditawarkan itu.

Cole merupakan bagian dari skuad The Blues yang mengalahkan Bayern Munich di final Liga Champions musim lalu. Dia juga ikut mengantarkan Chelsea menjuarai Premier League, empat trofi FA Cup dan satu Piala Liga selama membela klub London barat ini

Messi Bermimpi Pulang ke Kampung Halaman





BARCELONASuperstar Barcelona, Lionel Messi, mengungkapkan bahwa dia bermimpi untuk kembali ke kampung halamannya dan bermain sepakbola di sana. Namun, Messi menolak membeberkan kapan dia bakal meninggalkan Camp Nou dan membela klub lokal Argentina.

Peraih empat penghargaan FIFA Ballon d’Or ini juga menegaskan, hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat, dan dia memilih tetap fokus menatap laga berikutnya yang harus dijalani Liverpool.

"Saya tidak tahu kapan, tapi suatu hari saya akan bermain di Argentina," kata Messi, seperti dilansir El Periodico de Catalunya, Minggu (20/1/2013).

"Saya tidak ingin memberi batas waktu kapan kembali ke sana (Argentina), tapi hal itu adalah salah satu mimpi saya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam sepakbola,” jelasnya.

Mengenai seluruh trofi yang telah dimenangkannya, Messi mulai berpikir tentang keinginannya memenangkan gelar Piala Dunia bersama Timnas Argentina. Pemain berusia 25 tahun ini juga berupaya untuk mewujudkan keinginannya itu di sisa umurnya.

"Apa yang kurang? Memenangkan Piala Dunia. Akan luar biasa untuk memenangkannya. Setelah memenangkan segalanya dengan Barcelona, menjadi juara Piala Dunia akan menjadi hal terhebat,” pungkasnya.

Sambangi Roma, Inter Tanpa Pemain Pilarnya

Antonio Cassano (foto:Reuters)

ROMA – Inter Milan pada akhir pekan ini bakal mendatangi stadion Olympico, markas AS Roma, guna melakukan laga di giornata ke-21 Serie A. Namun sayang, beberapa pemain pilar, Nerazzurri, seperti Antonio Cassano dan Diego Militto tidak bisa diboyong ke Roma.

Kabar tersebut terlihat pada list skuad yang dibawa pelatih Andrea Stramaccioni. Dia tidak bisa membawa Cassano karena kondisinya meragukan, usai mengalami cedera saat menang di ajang coppa Italia, 2-3 atas Bologna, Selasa (15/1/2013) lalu.

Selain Cassano, beberapa pemain pilar juga dipastikan tidak dapat diturunkan, seperti Milito, Coutinho, Ricky Alvarez, Walter Samuel, Dejan Stankovic, dan portiere Luca Castelazzi. Jelas ini merupakan pukulan telak, yang mana Inter ingin meraih hasil sempurna, setelah dua giornata terakhir, hanya meraih tiga poin.

Dengan nasib buruk ini, Strama hanya bisa bertumpu pada Fredy Guarin, Andrea Ranocchia, dan Esteban Cambiasso. Sedangkan kapten Javier Zanetti bakal memimpin para pemain lainnya, untuk bisa meraih poin sempurna, atau paling tidak menahan imbang Serigala Roma.

Skuad Inter hadapi Roma:
Handanovic, Belec, Di Gennaro; Zanetti, Silvestre, Ranocchia, Chivu, Pereira, Mbaye, Juan Jesus, Jonathan, Bianchetti, Nagatomo; Guarin, Mudingayi, Mariga, Cambiasso, Obi, Gargano, Benassi, Duncan; Palacio, Rocchi, Livaja, Bessa

Liverpool Pesta Gol ke Gawang Norwich

Jalannya pertandingan Liverpool vs Norwich City (Foto: Reuters)

LIVERPOOL – Lima gol tanpa balas berhasil dilesakkan Liverpool ke gawang tamunya, Norwich City untuk membuat mereka meraup tiga poin dalam pertandingan lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (19/1/2013) malam WIB.

Lima gol The Reds berasal dari Jordan Henderson pada menit ke-26, Luis Suarez pada menit ke-36, Daniel Sturridge pada menit ke-59, Steven Gerrard pada menit ke-66, dan bunuh diri bek Norwich, Ryan Bennet pada ke-74.

Jalannya pertandingan

Liverpool mencoba mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal babak pertama, namun usaha mereka melalui Stewart Downing di menit ketiga masih belum membuahkan hasil. Serangan itu dibalas Norwich tiga menit kemudian, tapi sundulan Elliot Bennett masih bisa diamankan Brad Jones.

Duet Luis Suarez dan Daniel Sturridge di lini serang The Reds beberapa kali sempat merepotkan barisan pertahanan Norwich, seperti pada menit ke-14 saat tendangan Suarez masih diblok Mark Bunn.

Pasukan Brendan Rodgers pun terus mencoba melancarkan serangan ke pertahanan tim tamu, tapi lini belakang The Canaries bermain disiplin. Meski pada akhirnya, Jordan Henderson pada menit ke-26 sukses mengoyak gawang Norwich untuk membawa Liverpool unggul 1-0.

Gol berawal dari aksi Suarez yang berebut bola pemain belakang lawan, namun bola malah jatuh di kaki Henderson yang langsung melakukan tendangan first time ke pojok kiri gawang Bunn.

Dominasi Liverpool belum reda, mereka masih berupaya menggandakan keunggulan. Hasilnya terbukti pada menit ke-36 ketika Suarez berhasil memanfaatkan kejelian Lucas Leiva yang mengirim umpan. Gol Suarez membuat The Reds memimpin 2-0 atas Norwich.

Norwich nyaris memperkecil ketinggalan saat sepakan Grant Holt mengarah ke gawang Liverpool yang sudah ditinggalkan Jones, beruntung masih ada Andre Wisdom yang menghalau bola. Hingga babak pertama usai, skor 2-0 masih bertahan.

Babak kedua

The Reds tidak menurunkan tempo permainan mereka di babak kedua, kendati sudah memimpin 2-0. Kerja sama apik diperlihatkan Suarez dan Sturridge, namun usaha mereka sering kali digagalkan barisan pertahanan Norwich.

Permainan menyerang Liverpool membuat mereka berulangkali mendapatkan kesempatan, dan akhirnya pada menit ke-59 gol ketiga mereka lahir ke gawang Norwich. Melalui aksi Downing yang mengirim umpan silang mendatar, kemudian bola diceploskan oleh Sturridge, ketika Bunn mencoba menghalau umpan tersebut. Liverpool unggul 3-0.

Liverpool benar-benar mendominasi permainan dan gol Steven Gerrard pada menit ke-66 untuk menjadikan kedudukan 4-0 benar-benar membunuh Norwich pada laga ini. Gol berawal dari aksi solo run Glen Johnson yang kemudian mengirim umpan kepada sang kapten. Sepakan kaki kanan Gerrard membuat bola menghujam gawang Bunn.

Masuknya Raheem Sterling malah kian membuat serangan The Reds kreatif, hal itu terbukti karena Liverpool lagi-lagi merobek gawang Norwich untuk kelima kalinya pada laga ini, setelah tendangan Sterling memantul Ryan Bennet dan masuk ke gawang sendiri untuk mengubah skor menjadi 5-0.

Merasa sudah cukup gol yang telah mereka lesakkan ke gawang The Canaries, permainan Liverpool pun cenderung melambat. Hingga pertandingan berakhir, skor 5-0 untuk kemenangan Liverpool tetap bertahan. Hasil ini membuat Liverpool kini mengoleksi 34 poin dari 23 laga di Premier League.

Susunan pemain kedua tim:

Liverpool: Jones, Wisdom, Johnson, Carragher, Agger, Lucas (Sterling 69), Gerrard, Henderson (Allen 77), Suarez, Downing, Sturridge (Borini 69)

Norwich City: Bunn; R. Martin, R. Bennett, Turner, Garrido; E. Bennett (Hoolahan 65), Johnson, Tettey, Snodgrass (Pilkington 86), Howson, Holt

Silva Giring City Dekati Setan Merah

MANCHESTER – David Silva menjadi pahlawan kemenangan Manchester City pada pertandingan menghadapi Fulham. Dua golnya pada laga yang berlangsung di Etihad Stadium itu menggiring The Citizens mendekati Manchester United di puncak klasemen Premier League pekan ke-23.

Pada pertandingan ini, pelatih Roberto Mancini memasang Edin Dzeko dan Carlos Tevez sebagai starter. Namun, posisi Tevez lebih ke belakang untuk memperkuat lini tengah, yang diisi Silva di kiri dan Milner di sayap kanan.

Babak Pertama:
Dengan empat pemain yang agresif di barisan tengah dan depan, City langsung mencetak gol cepat melalui Silva. Bermula dari upaya Dzeko yang melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, ternyata mampu ditepis oleh penjaga gawang Fulham, Mark Schwarzer.

Bola rebound tersebut jatuh ke kaki Silva dan tidak menunggu lama, bola pun langsung diceploskan ke mulut gawang, tanpa mampu dihalau kembali oleh Schwarzer yang masih tergeletak. Skor 1-0 untuk keunggulan City.

Pada menit ke-16' Dzeko kembali mengancam gawang Fulham, namun sayang masih belum membahayakan Schwarzer dan tentu membuat skor tetap 1-0 untuk keunggulan City. Gol cepat yang dilesakkan oleh Silva ternyata menjadi satu-satunya gol yang dicetak City pada babak pertama ini, sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua:
Masuk ke interval kedua, pertandingan masih didominasi oleh kubu tuan rumah, di mana serangan The Citizens bertumpu pada sayap kanan, yang dipegang oleh Milner. Sementara di sayap kiri, Silva lebih sering menusuk ke jantung pertahanan Fulham.

Dan, pada menit ke-69 Silva kembali membawa The Citizens unggul 2-0 atas Fulham. Selain penyelesaian yang manis dari Silva, proses dari gol ini juga sangat keren.

Bermula dari passing Gael Clichy ke arah Tevez, namun striker Argentina itu lebih memilih untuk tidak mengambilnya. Silva yang berada di belakang Tevez segera mengambil bola tersebut dan mengoceh lini belakang Fulham. Alhasil Silva yang telah berhadapan dengan Schwarzer langsung menyontek bola dan mendarat dengan tepat di gawang Fulham.

Selang beberapa menit, Silva nyaris mencetak gol usai menerima umpan dari Tevez. Namun kali ini sayap tim nasional Spanyol itu menendang bola terlalu melebar karena Schwarzer yang memang sudah menutup pergerakan Silva.

Menit ke-84 Dzeko kembali mendapatkan peluang. Diawali dari pergerakan Sergio Aguero yang mengacak-acak pertahanan Fulham, kemudian memberi umpan ke Silva, dan diteruskan ke Dzeko, tapi sayang striker internasional Bosnia itu melepaskan bola terlalu melebar sehingga skor 2-0 tetap tak berubah.

Dengan kemenangan ini, City sukses mendekatkan diri dari pimpinan klasemen Manchester United. Tambahan tiga poin ini membuat City mengoleksi 51 poin, tertinggal empat poin dari Setan Merah yang mengoleksi 55 poin. United sendiri baru bermain menghadapai Tottenham Hotspur pada Minggu malam.

Susunan pemain
Manchester City: 1. J. Hart, 4. V. Kompany, 22. G. Clichy, 5. P. Zabaleta (Nasri 63’), 33. M. Nastasic, 18. G. Barry, 7. J. Milner, 14. Javi García, 21. David Silva (Lescott 89’), 32. C. Tévez (Aguero 81’), 10. E. Dzeko

Fulham: 1. M. Schwarzer, 18. A. Hughes, 5. B. Hangeland, 27. S. Riether, 24. A. Dejagah (Petric 73’), 7. S. Sidwell, 16. D. Duff, 15. K. Richardson (Briggs 67’), 14. G. Karagounis, 9. D. Berbatov, 11. B. Ruiz

Barcelona Telan Kekalahan Perdana

Lionel Messi dihadang para peman Sociedad (Foto: Reuters)

SOCIEDAD – Barcelona untuk pertama kalinya menelan kekalahan perdana musim ini usai dibekuk 3-2 oleh tuan rumah Real Sociedad dalam pertandingan lanjutan kompetisi La Liga, Minggu (20/1/2013) dini hari WIB di Estadio Municipal de Anoeta.

Barca memimpin lewat Lionel Messi pada menit ketujuh, dan menambah gol melalui Pedro Rodriguez pada menit ke-25. Sociedad membalas lewat Chory Castro pada menit ke-41. Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Chory Castro, pada menit ke-63, sebelum akhir membalikkan keadaan melalui gol Imanol Agirretxe di masa injury time. Barca juga harus bermian dengan 10 pemain karena Gerard Pique diusir wasit pada menit ke-56.

Jalannya pertandingan

Sejak menit pertama, Barcelona langsung berusaha mendominasi penguasaan bola mereka atas Sociedad. Bahkan pada menit kelima, sepakan Lionel Messi nyaris membuat Blaugrana memimpin seandainya bola tidak melenceng di samping tiang gawang Sociedad.

Sayangnya, dua menit kemudian Messi benar-benar mencetak gol untuk membawa Barcelona unggul 1-0. Tendangan keras penyerang internasional Argentina tak bisa dibendung kiper Claudio Bravo.

Sociedad bukan tanpa peluang, pada menit kesebelas tendangan Xabi Prieto memanfaatkan sepak pojok Carlos Vela hampir membahayakan gawang Barca. Namun, pada menit ke-25 Barca malah menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Pedro Rodriguez.

Gol berawal dari aksi Dani Alves dari sisi kiri pertahanan Sociedad, lalu bek sayap asal Brasil ini mengirim umpan silang mendatar untuk kemudian diceploskan oleh Pedro. Dalam kondisi tertinggal, Sociedad mencoba bermain lebih menyerang demi memperkecil ketinggalan.

Hal itu membuat pertahanan Sociedad rapuh, Messi nyaris membuat kedudukan menjadi 3-0 pada menit ke-40 saat dia sudah berhadapan dengan kiper, tapi tendangannya hanya membentur tiang gawang. Malah Sociedad yang akhirnya memperkecil kedudukan menjadi 1-2 semenit kemudian.

Gol Sociedad berasal dari Chory Castro yang menyempurnakan umpan Carlos Vela. Gol itu membuat kepercayaan diri pemain Sociedad meningkat, merka nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-43, tapi Victor Valdes berhasil menggagalkan peluang yang didapat Chory Castro. Hingga 45 menit pertama berakhir, belum ada lagi gol tercipta.

Babak kedua

Bermain di hadapan pendukung mereka sendiri membuat para pemain Sociedad ngotot mengejar ketinggalan. Permainan Xabi Prieto cs lebih agresif di 45 menit kedua, bahkan Vela nyaris membobol gawang Valdes pada menit ke-51, sayang bola masih menyamping.

Di tengah serangan Sociedad, Barcelona malah harus rela kehilangan Gerard Pique yang menerima kartu kuning kedua pada menit ke-56, sehingga membuat Blaugrana harus bermain dengan 10 pemain. Kondisi ini membuat tim asuhan Philippe Montanier semakin diuntungkan, karena mereka lebih leluasa menembus pertahanan Barca.

Benar saja, Sociedad menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-63 ketika tendangan keras Chory Castro mengenai kaki Javier Mascherano sehingga sedikit berubah arah dan masuk ke gawang Barcelona, namun gol itu tidak dianggap bunuh diri.

Pada menit ke-72, tendangan bebas Messi masih melambung di atas mistar gawang Sociedad. Sociedad juga mendapat kesempatan pada menit ke-75 lewat pemain pengganti, Ifran, tapi bola masih bisa ditahan Valdes.

Meski kalah jumlah pemain, anak-anak asuhan Tito Vilanova tetap memberikan perlawanan. Saling serang pun terjadi di antara kedua tim, namun belum ada serangan yang bisa membuahkan hasil.

Laga tampak akan berakhir imbang, Sociedad malah mampu mencetak gol pada menit ke-90+1 melalui pemain pengganti, Imanol Agirretxe yang menyambut umpan silang Carlos Martinez Diet. Gol itu sekaligus menjadi penutup dalam pertandingan itu dan membuat Barcelona kalah 3-2 dari tuan rumah Sociedad.

Kendati kalah, Barca tetap masih memuncaki klasemen sementara La Liga dengan koleksi 50 poin dari 20 kali bertanding.

Susunan pemain kedua tim:

Real Sociedad: Bravo; C. Martinez, Mikel, I. Martinez, De la Bella; Markel, Illarramendi; Griezmann, Xabi Prieto (Pardo 79), Vela (Agirretxe 84); Chory Castro (Ifran 74)

Barcelona: Valdes; Alves, Pique, Puyol, Alba; Busquets, Fabregas (Mascherano 59), Xavi; Pedro (Adriano 89), Messi, Iniesta

Gilas Il Zebrette, Juve Kokoh Sebagai Capolista

Paul Pogba melakukan selebrasi usai cetak gol (foto:Reuters) 



TURIN – Juventus kembali ke trek kemenangan usai mencukur tamunya Udinese dengan skor telak 4-0 pada giornata ke-21, Minggu (20/1/2013) pagi WIB. Paul Pogba menjadi bintang lapangan lewat dua gol spektakulernya, sementara Mirko Vucinic dan Alessandro Matri melengkapi kemenangan Bianconeri di Juventus Stadium.

Juve kembali melakoni laga kandang mereka yang ketiga di tahun ini dengan mengincar kemenangan. Setelah pada dua partai sebelumnya, Nyonya Tua gagal meraih poin sempurna. Sekali menelan kekalahan saat menjamu Sampdoria dan ditahan imbang oleh tuan rumah Parma.

Tapi, pelatih Antonio Conte harus kehilangan beberapa pemain penting, di antaranya Claudio Marchisio dan sang kreator lapangan tengah, Andrea Pirlo. Kedua pemain tersebut, harus absen karena mengalami cedera. Sementara Kwadwo Asamoah, sedang membela negaranya Ghana yang mengikuti Piala Afrika.

Sementara di kubu tim tamu, Il Zebrtette,-julukan Udinese secara mengejutkan mencadangkan mesin gol mereka, Antonio Di Natale dan memasang Luis Fernando Muriel di depan sendirian, dengan didukung oleh lima pemain tengah, demi bisa mengimbangi permainan Juve.

Babak Pertama:
Memasuki jalannya pertandingan, Juve  mencoba merangkai serangan, kali ini Paul Pogba yang  mengisi posisi Pirlo berusaha menjadi penyeimbang permainan Juve, beberapa peluang pun tercipta, tapi sayang pertahanan dari Udinese masih sigap membendung serangan yang datang ke jantung pertahanan mereka.

Pada menit ke-30 tim tamu, Udinese coba membangun serangan dan menguasai jalannya pertandingan. Tapi lini pertahanan Juve masih bisa meredam tekanan yang dibangun oleh pasukan Francesco Guidolin tersebut.

Lima menit pertandingan berakhir Juve mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti Udinese, setelah Arturo Vidal dijatuhkan. Namun sayang tidak ada yang menyambut tendangan bebas dari Giovinco.

Namun setelah itu, kiper Udinese, Padelli dikejutkan dengan gol spektakuler dari Pogba. Gelandang internasional Prancis itu melepaskan tendangan keras dari jarak 32 meter, bola sempat membentur mistar dan mendarat di dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Juve, hingga turun minum.

Babak Kedua:
Memasuki interval kedua, tim tamu Udinese mencoba mengendalikan permainan, terbukti pada menit ke-48 Zebra kecil memiliki dua peluang berbahaya yang berpotensi gol. Tapi gol balasan urung terjadi, karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal.

Untuk menambah daya dobrak, Udinese memasukkan mesin gol mereka, Di Natale. Meski berhasil mendominasi pertandingan, namun belum ada peluang yang berpotensi gol. Sementara bagi Nyonya Tua, mereka lebih sering mengandalkan serangan balik.

Padelli, kiper Udinese ini lagi-lagi harus kembali menyaksikan gawangnya dibobol dua kali oleh Pogba lewat gol yang spektakuler. Gelandang 19 tahun itu melesakkan bola mendatar dengan jarak yang hampir sama seperti gol pertama. Menit ke-66 Juve perlebar jarak dengan skor 2-0 atas Udienese.

Juve memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-72, kali ini gol dicetak oleh Mirko Vucinic, yang membobol gawang Padelli dengan cara membelakangi lawan. Ini menjadi gol kelima untuk striker internasional Montenegro tersebut sepanjang musim ini.

Alessandro Matri yang masuk di babak kedua menggantikan Giovinco menambah keunggulan Juve menjadi 4-0, usai menerima umpan terobosan dari Vucinic pada menit ke-80. Dengan tenang, mantan striker Cagliari itu menceploskan bola yang dikawal Padelli.

Hingga memasuki menit akhir, tak ada gol yang tercipta meski Zebra Kecil, julukan dari Udinese memiliki beberapa serangan berbahaya. Skor 4-0 ternyata menjadi hasil akhir yang sempurna untuk Juve kembali ke trek kemenangan.

Dengan kemenangan ini, maka Juve tetap sebagai capolista (pimpinan klasemen) dan kembali menjauh dari kejaran para pesaingnya dengan mengoleksi 48 poin atau unggul lima poin dari peringkat kedua, Lazio yang diimbangi Palermo.

Susunan Pemain:
Juventus: 1. G. Buffon, 15. A. Barzagli, 26. S. Lichtsteiner, 19. L. Bonucci, 11. P. De Ceglie (Isla 83}, 4. M. Cáceres , 23. A. Vidal (Padoin 78’), 24. E. Giaccherini, 6. P. Pogba, 9. M. Vu?inic, 12. S. Giovinco (Matri 46’)

Udinese: 25. D. Padelli, 8. D. Basta, 26. G. Pasquale (Silva 83’) 5. Danilo, 11. M. Domizzi, 75. T. Heurtaux, 66. G. Pinzi, 21. A. Lazzari, 37. R. Pereyra (Di Natale 51’), 3. Allan, 24. L. Muriel (Maicouel 73’)

Dzeko Ingin Kembali ke Bundesliga

Edin Dzeko - Mulai

MANCHESTER – Spekulasi yang mengatakan bahwa striker Manchester City, Edin Dzeko akan hengkang mungkin tidak sepenuhnya salah. Karena, sang pemain sendiri yang mengatakan sudah tidak betah berada di Etihad Stadium.

Keinginannya itu muncul karena dia merasa jarang mendapat waktu bermain dari sang pelatih, Roberto Mancini. Hingga pekan ke 22 bergulirnya Premier League, penyerang asal Bosnia ini hanya menjadi starting line up sebanyak tujuh kali.

Meski bermain dari bangku cadangan, Dzeko tak jarang justru mampu mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan bagi The Citizens. Julukan ‘super sub’ atau spesialis pemain pengganti pun melekat pada dirinya.

Dengan julukan tersebut, Dzeko merasa itu akan menghambat kariernya dalam sepakbola. Dia ingin bermain di klub yang bisa memberikannya kesempatan bermain kebih banyak. Bundesliga akan menjadi pilihan utamanya bila benar-benar memutuskan untuk hengkang.

Saat ditanya kemungkinannya untuk hengkang, Dzeko mengatakan, “Tidak ada yang tidak mungkin, meskipun tidak dalam waktu dekat,” kata Dzeko, seperti dilansir ESPN, Minggu (13/1/2013).

“Saya ingin bermain lebih karena itu hak saya. Dan kembali ke Bundesliga adalah pilihan yang sangat bagus saya pikir. Saya cinta Bundesliga. Tapi terlalu dini untuk berbicara lebih jauh karena saat ini status saya adalah pemain City,” tambahnya.

Sebelum memperkuat The Citizens, Dzeko adalah pemain Bundesliga yang memperkuat klub Wolfsburg dari musim 2007/2008 hingga 2010/2011. Saat memperkuat Wolfsburg, produktifitasnya dalam mencetak gol jauh lebih banyak dibandingkan saat ini, serta kesempatan bermain yang lebih banyak, dia dapatkan di sana.

Aksi Tekel Kompany Jadi Sorotan Mancini





Vincent Kompany. (Foto: Getty Images) 
MANCHESTER - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, memberikan perhatian khusus kepada aksi tekel yang dilakukan Vincent Kompany. Mancini berharap sang kapten bisa lebih memperhatikan lagi aksinya tersebut.

Dalam laga lanjutan Premier League pekan ke-22, Kompany harus terkena kartu merah kala melawan Arsenal. Wasit menilai Kompany melakukan tekel dengan dua kaki kepada Jack Wilshere.

Namun, kubu City langsung bertindak dengan mengajukan banding karena dalam tayangan ulang, Kompany melakukannya dengan satu kaki. Banding pun dikabulkan, FA pun mencabut kartu merah dan larangan bermain di tiga laga pada Kompany.

Mancini melihat aksi dari Kompany tersebut cukup merugikan timnya, di mana mereka harus bermain dengan kekurangan pemain. Oleh karena itu, pelatih asal Italia itu meminta Kompany untuk berpikir lebih dulu sebelum melakukan tekel pada lawan.

“Dia (Kompany) adalah pemain belakang dan kadang di saat bek berada dalam tekanan, bisa melakukan tekel yang cukup buruk. Tapi, saya pikir agar dia lebih lebih memperhatikan hal tersebut, karena ini sudah terjadi dua kali,” ujar Mancini, seperti dilansir Goal.

“Kami bisa mendapatkan masalah bila harus menghadapi kondisi yang seperti ini laga. Saya bicara kepadanya dan mengatakan untuk lebih memperhatikan tekelnya. Kadang lebih baik untuk tidak melakukannya. Anda menunggu dan tidak melakukan tekel, itu lebih baik," sambungnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Kompanyu juga pernah diusir oleh wasit usai melakukan tekelnya. Kejadian itu terjadi kala City melawan Manchester United di ajang FA Cup musim lalu, di mana Kompany melakukan tekel dua kaki kepada Luis Nani. (

Fansnya Hina City, Ajax Kena Denda

 Spanduk yang dibentangkan oleh fans Ajax. (Foto: ist)

AMSTERDAM - Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menjatuhi denda sebesar 10 ribu euro kepada klub asal Belanda, Ajax Amsterdam. Denda tersebut tak lain karena ulah para fans mereka yang memasang spanduk berisi hinaan kepada Manchester City.

Kejadian bermula kala Ajax bentrok dengan The Citizens pada babak penyisihan Grup D Liga Champions di Amsterdam Arena, 24 Oktober 2012. Para fans tuan rumah memasang spanduk dengan gambar pemilik City, Sheikh Mansour.

Dalam spanduk tersebut bertuliskan "Against Modern Football" atau lawan sepak bola modern plus gambar kartun Sheik Mansour yang tengah memegang uang. Gambar tersebut juga ditambah dengan tanda 'stop' atau coret.

Seperti dilaporkan Sky Sports, UEFA akhirnya menjatuhi sanksi berupa denda kepada Ajax sebesar Rp128 juta. UEFA menilai aksi yang dilakukan oleh para fans garis keras Ajax masuk ke dalam kategori penghinaan seseorang.

Selain melakukan penghinaan kepada kubu City, para fans Ajax juga melakukan protes akan soal kenaikan harga tiket pertandingan tandang dengan menuliskan 'Harga tiket 80 euro atau setara Rp1,02 juta untuk tim tandang merupakan hal yang tidak masuk akal

Villas-Boas Cemaskan Hadirnya Rooney

 Andre Villas-Boas. (Foto: Daylife)

LONDON - Tottenham Hotspur akan menjamu Manchester United dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (20/1/2013). Pelatih Spurs, Andre Villas-Boas (AVB), mengaku cemas akan sosok Wayne Rooney dalam laga tersebut.

Villas-Boas menilai Rooney adalah sosok penting dalam skuad Setan Merah dibandingkan Robin van Persie. Terbukti, selepas pulih dari cedera, Rooney langsung mencetak gol ke gawang West Ham United di ajang FA Cup.

“Karena gerakannya dan dia (Rooney) selalu mengorbankan dirinya untuk tim,” jawab Villas-Boas saat disinggung mengapa Rooney yang dinilai sebagai tokoh sentral olehnya.

 “Dia memiliki semangat tim, keinginan untuk menang, dan fokus. Dia telah melewatu masa-masa sulit dalam kariernya, tapi dia pesepakbola dengan kualitas terbaik,” sambungnya, seperti dilansir Daily Star.

Mantan pelatih Chelsea ini menilai bahwa hadirnya Rooney di dalam lapangan, bisa membuat tim United lebih percaya diri. Hal tersebut, dia lihat pada pertemuan pertama di Old Trafford, di mana Spurs menang dengan skor 3-2.

“Kami selalu tampak kurang beruntung karena dia tampaknya kembali tepat pada waktunya untuk melawan kami. Dia bermain babak kedua saat bermain di Old Trafford dan memberikan dampak besar,” ungkap Villas-Boas.

“Kami menyadari bahwa kami memiliki babak pertama yang fantastis dalam pertandingan itu, namun dia datang dalam babak kedua dan menciptakan banyak masalah buat kami,” pungkasnya.

Villas-Boas juga mengakui bahwa duet Rooney bersama Van Persie di lini depan United, adalah pasangan duet yang mematikan. “ Ini adalah pasangan yang sangat kuat. Bakat individu yang benar-benar menakjubkan,” katanya

Alasan Guardiola Memilih Bayern

 Josep Guardiola. (Foto: Getty Images)

MUNICH - Terpilihnya Bayern Munich sebagai pelabuhan baru bagi karier kepelatihan Josep ‘Pep’ Guardiola menjadi hal cukup mengejutkan. Namun, mantan pelatih Barcelona tersebut memiliki alasan memilih Bayern.

Sejak memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai pelatih El Barca pada akhir musim lalu, Guardiola langsung menjadi incaran beberapa klub besar. Klub-klub asal Premier League menjadi yang paling sering dikaitkan dengannya.

Bahkan, pelatih asal Spanyol itu sempat mengisyaratkan dirinya untuk melanjutkan karier di Inggris. Belum lagai direktur olahraga Bayern, Matthias Sammer yang juga membantah kabar berlabuhnya Guardiola ke Allianz Arena.

Hingga akhirnya, misteri pun terpecahkan dengan pernyataan Bayern yang mengonfirmasi bahwa Guardiola menjadi pelatih mereka di musim depan dengan kontrak selama tiga tahun, Rabu (16/1/213). Guardiola akan mulai melatih Bayern pada tanggal 1 Juli 2013.

Agen Guardiola, Jose Maria Orobitg, mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Bayern sebenarnya telah terjalin cukup lama. Namun, kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengumumkannya.

“Penandatanganan (kontrak dengan Bayern) berlangsung sekitar Natal. Saya tidak ingat tepatnya kapan, tapi itu sekitar tanggal 20 Desember. Kami sengaja tak mengumumkannya agar bisa mengecoh media, " ungkap Orobitg kepada EFE Radio.

Pada Desember tahun lalu, pelatih Jupp Heynckes memang menyatakan dirinya akan pensiun saat kontraknya bersama Bayern habis pada 30 Juni 2013 mendatang. Bahkan, dikabarkan bahwa Heynckes terlibat dalam negosiasi dengan Guardiola.

Terlepas dari itu semua, sang agen menjelaskan bahwa dipilihnya Bayern bukanlah karena uang, tapi karena komposisi pemain yang ada. "Bayern bukan tim yang mengajukan banyak uang. Guardiola memilih Bayern karena struktur mereka dan pemain-pemain yang dimiliki,” pungkasnya

Rooney & Falcao Memiliki Masalah yang Sama



Wayne Rooney saat gagal mengeksekusi tendangan penalti kontra West Ham. (Foto: Reuters)

LONDON - Pelatih Andre Villas-Boas menilai bahwa Wayne Rooney memiliki masalah yang sama dengan Radamel Falcao. Pelatih Tottenham Hotspur itu menilai keduanya tak terlalu baik sebagai eksekutor penalti bagi timnya masing-masing.

Kemampuan Rooney sebagai eksekutor penalti memang kembali menjadi sorotan, terakhir striker Manchester United gagal memanfaatkan penalti pada laga kontra West Ham United di ajang FA Cup.

Melihat kondisi tersebut, Villas-Boas yang timnya bakal menjamu United pada akhir pekan ini, menilai hal tersebut sama seperti Falcao. Villas-Boas memang pernah menjadi pelatih bagi Falcao saat keduanya berada dalam FC Porto.

“Saya tak tahu mengapa Falcao memiliki masalah yang sama dengan Rooney. Mungkin karena justru mereka hanya punya referensi mengalahkan seorang bek. Itu (penalti) hanya bagaimana tinggal menghadapi kiper dan lari ke bola," ujar Villas-Boas, seperti dilansir ESPN.

"Saya hanya punya beberapa penendang penalti saat itu. Hanya antara dia (Falcao) dan Hulk. Dan dia dua kali gagal mencetak gol lewat penalti tapi dia juga sukses mencetak dua gol, seperti Rooney," sambungnya.

Catatan Rooney sebagai penendang di titik putih memang tak terlalu cukup baik selama kariernya di United. Tercatat, dari 27 kesempatan yang didapatnya, Rooney telah gagal sebanyak 10 kali. Meski begitu, Villas-Boas tetap menilai Rooney sebagai striker yang berbahaya bagi lawannya.

Pemain Muda & Berpengalaman, Jadi Incaran The Reds

Brendan Rodgers. (Foto: Reuters)

LONDON - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers terus mencari komposisi pemain yang superior demi mendongkrak performa skuadnya. Salah satunya adalah mencari pemain muda berbakat.

Rodgers juga tertarik untuk terlibat langsung kepada pemilihan pemain dan sistem kontrak pencarian pemain muda tersebut di tengah kerja keras timnya dalam pemburuan gelar. Akan tetapi, faktor pengalaman si pemain pun menjadi perhatiannya.

“Saya adalah pelatih yang mencari pemain muda yang mengembangkan dan meningkatkan bakat permainan yang dimilikinya. Namun, tentunya anda harus mempunyai pengalaman. Di saat situasi berjuang meraih gelar, maka anda harus memiliki kombinasi itu,” ujar Rodgers, seperti dilansir Daily Star.

Namun anda akan berada di situasi untuk berjuang meraih gelar, Anda harus memiliki kombinasi itu. “ ujar Rodgers yang dilansir di DailyStar  Sabtu (19/1/2013).

Sebagai contoh, Rodgers memilih sosok Robin van Persie yang kini bermain untuk Manchester United. Bagaimana, seorang macam Van Persie dengan syarat pengalamannya bisa memberikan dampak positif bagi rekan-rekan setimnya baik yang senior maupun junior.

 “Coba lihat Robin Van Persie yang diboyong ke Manchester United pada usia 29. Dia menghidupkan kembali semangat pemain seperti Ryan Giggs, Rio Ferdinand dan Paul Scholes.” Katanya.

“Dia juga melakukan itu untuk pemain muda. Jadi tak hanya membawa kasus kepada pemain yang berpengalaman hanya demi dirinya sendiri. Tapi, dia juga membawa dampak dan mungkin dapat terjadi dengan orang di dalam tim,” lanjut mantan pelatih Swansea City itu

Vilanova Yakin Pemainnya Tak Susul Pep ke Bayern

 Tito Vilanova. (Foto: Reuters)

BARCELONA - Josep ‘Pep’ Guardiola akhirnya telah memutuskan untuk melanjutkan karier kepelatihannya di Bayern Munich pada musim depan. Melihat kondisi tersebut, pelatih Barcelona, Tito Vilanova, yakin pemainnya takkan mengikuti jejak Pep ke Munich.

FC Hollywood menjadi pelabuhan baru Guardiola usai memutuskan pergi dari Barcelona pada akhir musim lalu. Selama di Barca, karier Guardiola sangatlah fantastis dengan meraih 14 trofi.

Kesuksesan Guardiola itu sendiri ditunjang oleh komposisi para skuadnya yang memang mumpuni saat itu. Oleh karena itu, banyak spekulasi bermunculan bahwa Guardiola akan membajak beberapa pemain El Barca ke Allianz Arena.

Namun, kabar tersebut tak membuat sang entrenador Vilanova cemas. Pasalnya, Vilanova yakin bahwa para pemainnya cukup profesional dan akan menghormati kontrak yang ada.

“Saya tidak mengkhawatirkan kabar yang menyebutkan bahwa beberapa pemain dalam skuad ini ingin menyusul Pep Guardiola ke Bayern Munich. Saya tidak mencemaskannya, karena mereka masih memiliki kontrak dengan klub ini, “ ujar Vilanova, seperti dilansir Soccerway, Sabtu (19/1/2013).

Pelatih yang baru saja pulih dari operasi yang dijalaninya tersebut, ikut mengomentari keputusan Pep yang memilih Bayern. Menurut Vilanova, Bayern sendiri adalah klub yang bagus dan hadirnya Pep sendiri bagus untuk kompetisi Bundesliga.

“Ini berita bagus bagi Bundesliga, Mereka (Bayern) adalah tim besar dan Pep bergabung ke sana, dia akan banyak membantu sepakbola Jerman. Dia pelatih terbaik di dunia dan dia akan memulai kepimpinannya musim depan,” katanya.

“Pep memiliki gaya pemimpin, Ssma seperti semua pelatih yang pernah datang ke Barca. Dia tak perlu banyak bekerja keras untuk itu. “ sambungnya.

Sementara itu, Tito Vilanova mengatakan bahwa dirinya tak cukup yakin jika Guardiola akan memaikan gaya sepakbola yang sama seperti saat di mengarsiteki El Barca.

” Saya juga tidak berpikir bahwa orang-orang akan mengharapkan Bayern Munich akan memainkan sepakbola seperti Barcelona. Mungkin akan ada beberapa aspek yang serupa tetapi mereka tidak diharuskan untuk memainkan gaya yang sama” pungkasnya